Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mitos Tempat Sakral Terbantahkan: Panembahan di Desa Sampang Mulai Bergerak, Warga Diminta Waspada

Mitos Tempat Sakral Terbantahkan: Panembahan di Desa Sampang Mulai Bergerak, Warga Diminta Waspada

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 5 Des 2025
  • visibility 682
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pergerakan tanah di Desa Sampang Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen setelah pergerakan yang kian mengkhawatirkan sejak kemunculan awalnya pada 11 November 2025.

Guna penanganan lebih lanjut, Bupati menerima hasil kajian geologi dari Badan Geologi PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) di Gedung A, Jumat 5 Desember 2025, yang dihadiri Sekda, pimpinan OPD, dan Camat di wilayah rawan bencana.

Gerakan Tanah Tipe Rayapan dan Riwayat Masa Lalu

Ketua Tim PVMBG, Oktory Prambada, menjelaskan bahwa lokasi bencana merupakan area longsoran lama/masa lalu dan termasuk gerakan tanah tipe rayapan, yaitu pergerakan yang terjadi secara perlahan.

Secara geologi, area ini berada pada zona lembah yang merupakan jalur aliran air dan tersusun dari batuan lapuk serta bekas longsoran purba.

Kejadian ini bukanlah yang pertama. Berdasarkan informasi Kepala Desa Sarikun, pada tahun 1977 satu RT sudah pernah pindah akibat pergerakan di bagian bawah. Kejadian serupa juga tercatat pada tahun 2016 dan terus berulang ketika curah hujan tinggi.

Fakta Lapangan vs Kearifan Lokal

Tim geologi juga menyoroti kearifan lokal masyarakat setempat yang berkeyakinan kondisi masih aman karena adanya panembahan di puncak bukit.

“Masyarakat memiliki kepercayaan ketika panembahan tersebut masih aman, maka masyarakat juga merasa aman,” jelas tim PVMBG.

Namun, fakta dari asesmen lapangan menunjukkan bahwa pohon-pohon di sekitar panembahan sudah mulai bertumbangan. Hal ini mengindikasikan bahwa panembahan tersebut juga telah mengalami pergerakan, sekaligus membantah keyakinan masyarakat.

Kondisi Material Rentan Bencana

Oktory juga membandingkan kondisi Sampang dengan bencana serupa di Majenang dan Banjarnegara. Meskipun awalnya sama-sama tipe rayapan, material di Sampang bersifat heterogen, berbeda dengan Majenang dan Banjarnegara yang homogen.

Namun, ia memperingatkan bahwa kondisi geologi di Sampang ibarat “roti yang sudah dicacah-cacah,” yang artinya air sangat mudah masuk ke dalam tanah. Ini memicu kekhawatiran bahwa pergerakan tanah yang awalnya lambat dapat berubah menjadi cepat, bahkan aliran rombakan, jika suplai air dan curah hujan masih tinggi.

Kerusakan dan Imbauan Bupati

Dampak pergerakan tanah telah menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk 70 hektare lahan pertanian, 6 rumah rusak, 65 rumah terancam, dan infrastruktur seperti jembatan dan jalan desa terputus.

Menindaklanjuti hal ini, Bupati Lilis Nuryani berpesan agar warga tetap waspada serta hati-hati karena curah hujan diperkirakan masih tinggi sampai Februari.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada badan geologi yang telah melakukan kajian di Kebumen,” jelas Bupati Lilis.

Bupati juga menegaskan bahwa rekomendasi penanganan yang mencakup relokasi dan strategi tata ruang akan segera dibahas dan ditindaklanjuti. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Paspamres, Letkol Kav Matondang Dandim 0709 Kebumen

    Mantan Paspamres, Letkol Kav Matondang Dandim 0709 Kebumen

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 13.790
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Pucuk pimpinan Kodim 0709/Kebumen mengalami pergantian. Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0709 diserahterimakan dari  Letkol Inf Zamri Philiang kepada pejabat baru Letkol Kav Muhamad Sarif Prawira Negara Matondang SE MM. Letkol Zamril Philiang akan menempati jabatan barunya sebagai Pabandya-1/Doktrin Spaban IV/Bindok Sopsad. Sedangkan penggantinya Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang sebelumnya menjabat sebagai […]

  • Miliki Bayi 15 Hari, Pemuda Asal Ambal Dibekuk Polisi. Ternyata Ini Sebabnya

    Miliki Bayi 15 Hari, Pemuda Asal Ambal Dibekuk Polisi. Ternyata Ini Sebabnya

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.053
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com)  – Seorang pemuda asal Desa Kaibon, Kecamatan Ambal, Kebumen terpaksa tidak bisa melihat istri dan bayinya yang baru berusia 15 hari. Hal itu lantaran pemuda berinisial WR (21) tersebut ditangkap polisi. Pemuda yang sehari-hari berkerja sebagai tukang petik buah kelapa menjadi tersangka dalam rentetan kasus pencurian mesin pompa air di desanya. WR mengaku […]

  • Penyelewengan Pupuk Subsidi

    Apresiasi Kejari Ungkap Penyelewengan Pupuk Subsidi, Bupati Kebumen Sebut Ada Empat Penadah

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.934
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto  SH MH mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen dalam mengungkap kasus dugaan penyelewengan pupuk subsidi. Hal itu dikatakan Bupati Arif Sugiyanto usai melantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Pendopo Kabumian, Kamis 5 Oktober 2023. “Terima kasih kepada  Kejari Kebumen  yang  berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan pupuk subsidi yang […]

  • Warga Perbukitan Mulai Kekeringan

    Warga Perbukitan Mulai Kekeringan, Polres Kebumen Kirim Air Bersih

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.106
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Pekan terakhir  bulan Agustus ini, warga sejumlah desa di Kabupaten Kebumen utamanya yang berada di daerah perbukitan telah mengalami krisis air bersih. Salah satunya adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam yang menjadi langganan kekeringan setiap musim kemarau panjang. Saking parahnya kemarau di Desa Kalirejo, warga harus berjalan 3 kilometer mencari air di daerah […]

  • Geopark Indonesia

    10 Geopark Indonesia Berstatus UNESCO Global Geopark, Geopark Kebumen dan Meratus Siap Menyusul?

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.951
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Geopark Kebumen yang berstatus geopark nasional sejak 2018 anak menjalani validasi untuk meraih status UNESCO Global Geopark (UGGp). Penilaian lapangan dilakukan oleh dua assesor dari UNESCO yaitu Andreas Josef Schuller dari Jerman dan Sarina dari Tiongkok pada 21-25 Juli 2024 mendatang. Tahun 2024 ini, selain Geopark Kebumen, geopark nasional yang menjadi Aspiring […]

  • Pemeriksaan Kesehatan

    Hari Santri, Ratusan Warga Periksa Kesehatan Gratis di Pondok Pesantren Al Hasani

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.949
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com)  – Ratusan warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Hasani Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Sabtu 21 Oktober 2023. Bakti sosial bertajuk Pelayanan Medis Masyarakat Peduli Pondok Pesantren itu digelar atas kerjasama antara Djarum Foundation bersama Yayasan Bangun Sehat Indonesia. Sekitar 500 warga yang tinggal dari sekitar pondok pesantren […]

expand_less