Tugu Batas Kota Bakal Dibangun di Wiromartan, Wabup Kebumen Yakin Mirit Berkembang Pesat

  • Whatsapp
Mirit
Pertemuan JLSS dengan Jalan Daendels di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

MIRIT (KebumenUpdate.com) – Dibangunnya Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS) dan keberadaan bandar udara Yogyakarta International Airport (YIA) membuat Kecamatan Mirit, Kebumen diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah Kebumen bagian selatan.

Kecamatan Mirit yang menjadi daerah terdepan Kebumen akan menjadi wajah Kabupaten Kebumen di sisi timur. Bahkan Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyakini bahwa Mirit bakal maju dan berkembang pesat.

Berita Lainnya

Tugu Batas Kota di Desa Wiromartan

Hal ini karena jarak Mirit dengan bandara internasional juga cukup dekat. Yakni hanya berkisar 30 menit. Terlebih jika nanti sudah dibangun tugu batas kota Kebumen di Desa Wiromartan.

“Nantinya ada tugu batas kota di Desa Wiromartan yang tentunya akan menjadi ikon Kebumen, belum lagi nanti juga shelter atau rest area dan perkantoran. Jika dimanfaatkan untuk jualan pasti akan maju, pemasaran hasil perkebunan dan pertanian bisa langsung maupun menggunakan internet,” ujar Arif Sugiyanto saat Sarasehan bersama Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Mirit, Rabu 13 Januari 2020 malam.

Sarasehan dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dispermades P3A) Kebumen, Frans Haidar serta Forkopimcam Mirit dan para kepala desa di Kecamatan Mirit.

Kembangkan Jambu Kristal Jadi Agrobisnis

Selain itu, Kecamatan Mirit kaya akan potensi laut dan memiliki banyak perkebunan jambu kristal. Potensi jambu kristal di Kecamatan Mirit menurut Arif bisa dikembangkan menjadi agrobisnis.

“Potensi jambu kristal yang cukup bagus dari Mirit bisa dikembangkan agar kesejahteraan masyarakat terutama petani bisa lebih baik,” ujarnya.

Menurut Arif, potensi jambu kristal ini harus ditangkap menjadi peluang jika disingkronkan dengan potensi lainnya yang ada. Untuk mendukung itu, dia berencana akan membuat satu program yakni kumpul bakul. Yang memungkinkan para pedagang dan petani bisa memiliki semacam wadah.

“Mirit merupakan salah satu kecamatan yang hanya panen satu kali dalam setiap tahunnya. Saya prihatin dan ke depan harus ada penanganan agar petani bisa menggarap sawahnya secara maksimal, katanya.

Wabup Serap Aspirasi Kepala Desa

Terkait pertemuan malam itu, kata Arif, dalam rangka menyerap aspirasi kepala desa mengenai kendala apa saja yang dihadapi pemerintah di tingkat desa. Salah satunya mengenai insfrastuktur yang hingga saat ini masih perlu pembenahan.

“Kami melihat masih butuh banyak pembenahan dari segi infrastruktur, seperti jalan, pengairan sawah, dan lainya. Ini menjadi PR Pemkab ke depan,” ujarnya. (thr/dpd/ndo)

Berita Terkait