Terapkan Corporate Farming, Produktivitas Padi di Desa Singoyudan 8,1 Ton/Hektare
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 29 Feb 2024
- visibility 2.370
- comment 0 komentar

Gapoktan Manunggal Karso, Desa Singoyudan, Kecamatan Mirit panen perdana. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Di Desa Singoyudan, petani biasanya mencukupi kebutuhan air dengan menggunakan pompa air diesel. Hal ini dilakukan karena di desa tesebut tidak ada saluran irigasi. Namun dalam corporate farming, kebutuhan air dicukupi dengan menggunakan pompa air bertenaga listrik. Selain lebih hemat biaya, penggunaan pompa air listrik juga lebih efektif sehingga meningkatkan hasil panen.
Baca Juga: Gebyar Pupuk Non Subsidi di Kebumen Diserbu Petani, Ada Diskon 40%
Kepala Desa Singoyudan Situr, mengungkapkan, pemanfaatan pompa air listrik didukung dana desa tahun 2021 yang menyediakan 13 pompa air bertenaga listrik.
Sebelumnya, sudah ada 16 unit pompa air bertenaga listrik pengadaan tahun 2018. Selain itu, ada 10 unit pompa air bertenaga listrik bantuan dari PLN.
Sekarang total ada 39 unit pompa air bertenaga listrik. Dengan pompa air bertenaga listrik, petani bisa panen padi tiga kali dalam setahun.
“Kami berharap jumlah pompa air bertenaga listrik bertambah untuk mencukupi kebutuhan seluruh lahan sawah,” ujar Situr.








Saat ini belum ada komentar