Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ekonomi Bisnis » Terapkan Corporate Farming, Produktivitas Padi di Desa Singoyudan 8,1 Ton/Hektare

Terapkan Corporate Farming, Produktivitas Padi di Desa Singoyudan 8,1 Ton/Hektare

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
  • visibility 2.317
  • comment 0 komentar

MIRIT (KebumenUpdate.com) – Hasil panen padi yang dilakukan oleh Gapoktan Manunggal Karso, Desa Singoyudan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen cukup memuaskan. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penerapan pemberdayaan usaha pangan skala kecil melalui kelembagaan ekonomi petani atau corporate farming.

Hasil tersebut diketahui setelah dilakukan panen perdana musim tanam (MT) I tahun 2023/2024, Rabu 28 Februari 2024. Dari padi varietas Inpari 32 yang ditanam di lahan demplot seluas 10 hektare, diperoleh rata-rata produktivitas 8,1 ton per hektare gabah kering panen (GKP).

Menurut Subkordinator Produksi Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Ria Fredi Hendratno, hasil panen corporate farming jauh lebih tinggi dibanding produktivitas padi pada lahan non-corporate farming yang hanya 5,6 ton per hektare.

Baca Juga: Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

“Dengan selisih hasil panen yang mencapai 2,5 ton, jelas akan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Fredi Hendratno bersama Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Mirit, Ulung Setyoko saat memantau panen kegiatan corporate farming di Desa Singoyudan.

Para petani Desa Singoyudan antusias  menyambut penerapan  corporate farming. Jika semula APBD Kebumen tahun 2023 hanya membiayai lahan demplot seluas 5 hektare, kini berkembang menjadi 10 hektare dengan 5 hektare dibiayai petani secara swadaya.

Corporate Farming Tingkatkan Produksi dan Kualitas Hasil Panen

Sistem budidaya tanaman padi pada kegiatan corporate farming berprinsip pada pengolahan lahan secara optimal. Semua dilakukan bersama-sama oleh anggota gapoktan, mulai dari pengolahan tanah, tanam serempak, perawatan dan pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, hingga penanganan panen dan pasca panen.

“Selain meningkatkan produktivitas, corporate farming juga meningkatkan kualitas hasil panen,” jelas Fredi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kulo Nuwun di Kebumen, AKBP Bagus Krisna Puji Kerukunan Masyarakat

    Kulo Nuwun di Kebumen, AKBP Bagus Krisna Puji Kerukunan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 299
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana kondusif dan kerukunan warga menjadi kesan pertama yang dirasakan AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat mengawali pengabdiannya di Kabupaten Kebumen. Modal sosial yang kuat ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. ​Memasuki hari-hari pertamanya bertugas, Kapolres Kebumen langsung bergerak membangun komunikasi lintas sektoral. Pada Senin 19 Januari […]

  • Tim Penyusun Sepakati Draft Nol Renkon Bencana Tsunami di Kebumen

    Tim Penyusun Sepakati Draft Nol Renkon Bencana Tsunami di Kebumen

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah berlangsung selama 3 hari, workshop penyusunan draft nol rencana kontingensi (Renkon) bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Kebumen disepakati oleh peserta dan tim penyusun. Adapun peserta pada kegiatan penyusunan rencana kontingensi (Renkon) yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis, 28-30 Maret 2023 diikuti oleh unsur pemerintah, OPD, TNI-Polri, masyarakat, akademisi, relawan, […]

  • Bedah Rumah

    Kali Keenam, PSMTI Kebumen Bedah Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.421
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen kembali melakukan aksi sosial berupa bedah rumah warga yang tidak layak huni. Kegiatan yang keenam kali ini membedah rumah milik Susilo Nyoto alias Jutwe (75) di Gang Manggis RT 02 RW 07 Pasar Rabuk, Kelurahan Kebumen. Sebelum dibedah, rumah kecil […]

  • Kapal Mandoan

    Kapal Mendoan: Bakal Jadi Destinasi Baru Wisata Kuliner Kebumen

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 15.171
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Pancasila Kebumen kini tampil dengan wajah baru yang memukau. Salah satu daya tarik terbarunya adalah Kapal Mendoan, sebuah  bangunan megah berbentuk kapal yang terletak di bagian timur alun-alun. Kapal ini menjadi simbol baru bagi Kebumen dan menjadi ikon wisata yang tak boleh dilewatkan. Alun-alun yang dulunya bernama Alun-alun Kebumen ini, di […]

  • Mahasiswa Baru

    671 Mahasiswa Baru UNIMUGO Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus dan Darul Arqam

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.039
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 671 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Kebumen mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Baitul Arqam (PKKMB & BA). Kegiatan berlangsung di kampus setempat, Rabu-Jumat, 2-4 Oktober 2024. Para mahasiswa baru terdiri atas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) dan Fakultas Sains & Humaniora baik mahasiswa reguler A dan […]

  • Makam Mbah Leqor

    Legenda Mbah Leqor dan Mitos Tanah Keramat di Desa Rahayu

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.429
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com) – Di Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen terdapat sebuah situs yang sering dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai kota. Situs ini berupa makam yang dipercaya oleh masyarakat sebagai makam seorang tokoh dari Demak yang dahulu datang ke suatu tempat yang menjadi cikal bakal Desa Rahayu. Berdasarkan cerita tutur masyarakat desa setempat, konon […]

expand_less