Seminar Nasional dan Wisuda SADAR X Awali Munas FITRA di Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 24 Mei 2023
- visibility 2.068
- comment 0 komentar

Pemberian cinderamata kepada Bupati Kebumen. (Foto: Padmo)
Pendirian SADAR dimaksudkan sebagai salah satu alternatif solusi upaya peningkatan kapasitas seiring minimnya ruang belajar bagi kepala desa, perangkat desa dan/ atau unsur lain yang ada di desa. Belum terbangunnya system peningkatan kapasitas yang lebih komprehensif bagi seluruh perangkat desa, maka SADAR menjadi pusat pembelajaran mandiri dan partisipatif. Dimanfaatnya tentu pada peningkatan kinerja pelayanan public di desa.
Wisuda SADAR kali ini merupakan hasil dari proses pembelajaran Angkatan X yang dimulai pada April 2022 sampai dengan April 2023. Artinya perjalanan SADAR ternyata sudah melebihi dari satu dasawarsa, jauh sebelum lahirnya UU Desa. Jika dihitung kepesertaan mulai SADAR Angkatan I sampai X, maka lebih dari 600 peserta yang telah merasakan proses pembelajaran komunitas yang mandiri, egaliter dan penuh nilai kebersamaan.
Baca Juga: PPID Desa Belum Berfungsi Efektif, Formasi Gelar Penguatan Kapasitas
Unsur yan terlibat mulai dari Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa, pendamping Desa, pegiat Desa, Akademisi, kelompok masyarakat marjinal (perempuan, difabel, dll) baik dari wilayah Kebumen maupun dari luar kabupaten Kebumen.
Tidak berlebihan manakala keberhasilan gerakan penguatan desa di Kabupaten Kebumen menjadi salah satu laboratorium pembelajaran desa di Indonesia. Mulai dari tata kelola pemerintahan desa, pembangunan desa partisipatif-inklusif, Penguatan BUM Desa Bersama, dan keterbukaan informasi publik desa. Kondisi demikian didukung sepenuhnya melalui kebijakan Pemkab Kebumen yang progresif dan inovatif.







Saat ini belum ada komentar