Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pompa Air Listrik Jadi Solusi Petani Atasi Kekeringan

Pompa Air Listrik Jadi Solusi Petani Atasi Kekeringan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2020
  • visibility 4.897
  • comment 0 komentar

BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Kebumen memiliki sawah tadah hujan yang cukup luas. Aliran irigasi teknis dari Waduk Wadaslintang maupun Waduk Sempor semakin tidak maksimal mencukupi kebutuhan pertanian.

Belum lagi di daerah hilir, para petani kerap kali tidak kebagian air irigasi. Curah hujan yang tidak menentu membuat petani semakin was-was. Dampaknya, ancaman gagal panen seringkali menghantui petani.

Inovasi Pompa Listrik Solusi Hadapi Kekeringan

Untuk mengatasi persoalan itu, para petani di Kebumen mencari solusi menghadapi kekeringan dengan inovasi pompa listrik dengan sumur. Seperti dilakukan oleh warga di Desa Banjurmukan, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen.

Kepala Desa Banjurmukadan Ryan Sugi Abdi mengakui pihaknya berinovasi karena lokasi lahan pertanian yang kurang air lantaran aliran irigasi tidak mencukupi sawah sekitar Desa Banjurmukadan.

Saat ini terdapat delapan unit mesin pompa tenaga listrik berkapasitas 2 PK. Dalam satu menit dapat menyedot air sebanyak 500 liter air. Satu mesin mampu mengairi sawah seluas satu hektare.

Pompa Bertenaga Listrik Dinilai Lebih Efisien

Pompa bertenaga listrik dinilai lebih efisien dibanding mesin diesel. dalam waktu tujuh jam hanya menghabiskan biaya Rp 20.000. Sedangkan untuk mesin diesel penggunaan bahan bakar minyak menghabiskan Rp 80.000.

“Dengan adanya pompa air listrik ini diharapkan petani dapat menggarap sawah tiga musim yakni dua kali musim tanam padi dan satu kali palawija,” tandasnya.

Dia menambahkan bahwa pembangunan mesin pompa lengkap dengan gardu dan pemasangan meteran listrik itu menggunakan dana desa melalui masyawarah desa. Untuk satu unit pembangunan mesin, gardu dan listrik mengabiskan dana sekitar Rp 19 juta.

Inovasi Ini Mampu Menghemat Hingga 65 Persen

Desa Singoyudan Kecamatan Mirit juga menggunakan sistem pompa air listrik. Luas sawah di Desa Singoyudan mencapai 119 hektare yang merupakan sawah tadah hujan. Desa tersebut dulunya hanya panen sekali setahun saja. Namun setelah petani beralih menggunakan pompa air sawah tadah hujan itu mampu panen tiga kali setahun.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedulur Kebumen

    Rumah Direhab “Sedulur Kebumen”, Om Yudianto Kini Bisa Tidur Nyenyak

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.392
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Yudianto (74) tak kuasa berkata-kata saat diminta menceritakan bagaimana kondisi rumahnya sekarang ini. Dengan tertutup masker, dia masih terlihat sesenggukan terharu hingga terbata-bata saat menyampaikan kalimat. Ya, rumah Om Yudianto yang berada di kawasan padat penduduk Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen yang sebelumnya ambruk telah selesai direhab oleh komunitas Sedulur Kebumen. Rumah Rusak, […]

  • Ahmad Luthfi

    Luthfi Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inspiratif

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inspiratif untuk Inovasi Pembangunan Berkelanjutan dalam ajang Solopos Best Brand Innovation (SBBI) Award 2025 di Hotel Alila, Surakarta, Jumat malam 18 Juli 2025. Ahmad Luthfi dinilai berhasil mendorong para kepala daerah di Jawa Tengah untuk terus menciptakan terobosan yang kreatif dan kolaboratif. […]

  • KDMP

    Ahmad Luthfi Tegaskan KDMP Bukan Beban Desa, Tapi untuk Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi  meminta seluruh kepala desa dan pemerintah desa tidak perlu ragu atau takut Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi beban. Sebab KDMP akan dijalankan sesuai dengan kamampuan dan kearifan lokal masing-masing desa. “Tidak benar jika koperasi desa itu menjadi beban, justru membuat kesejahteraan bagi wilayah masing-masing. Koperasi […]

  • Tawuran

    Polsek Karangsambung Gagalkan Tawuran Remaja di Watu Selaranda, Amankan 24 Anak

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 437
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polsek Karangsambung, Polres Kebumen, menggagalkan rencana tawuran yang melibatkan 24 anak di bawah umur, Minggu dini hari 5 Oktober 2025. Aksi tersebut terendus di Jalan Karangsambung-Sadang, tepatnya di kawasan Watu Selaranda, Desa Langse, Kecamatan Karangsambung. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut, […]

  • Motor Listrik

    Komunitas Motor Listrik Yogyakarta Touring ke Pangandaran, Singgah di PLN Kebumen

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.369
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komunitas Sepeda/Motor Listrik (KOSMIK) Yogyakarta menggelar touring dari Yogyakarta menuju Pangandaran. Touring bertajuk “My Trip My EV” menyempatkan singgah beristirahat serta melakukan pengecasan kendaraan listriknya di PLN Kebumen, Sabtu, 4 Mei 2024. Ketua Kosmik Yogyakarta Restu menginformasikan sebanyak 37 unit motor dari berbagai merk dan dua unit mobil mengikuti  touring motor listrik […]

  • BNI Peduli

    BNI Berbagi, Kirim Makanan Hingga Peralatan Mandi untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sab, 31 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.464
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kebumen masih belum sepenuhnya pulih. Meski sebagian besar sudah kembali ke rumah, warga masih belum bisa mencukupi kebutuhan makan sehari-hari lantaran kerusakan peralatan dapur mereka. Untuk itu warga membuka dapur umum secara mandiri untuk mencukupi kebutuhan makan. Sementara bahan makanan mendapatkan bantuan […]

expand_less