Dilengkapi Minimarket dan Coffee Shop, SPBU Pejagoan Mulai Beroperasi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 18 Okt 2020
- visibility 6.203
- comment 0 komentar

SPBU Pejagoan siap melayani pelanggan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.543.18 Syahzada Pejagoan resmi mulai beroperasi. Sebagai tanda beroperasinya SPBU di bawah Tradha Group tersebut, digelar tasyakuran sederhana di kompleks SPBU yang berada di Jalan Ronggowarsito 3 tersebut, Minggu 18 Oktober 2020.
Acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh CEO Tradha Group dr Faiz Allaudien Reza Mardhika. Potongan tumpeng diberikan kepada sang bunda Dra Hj Lilis Nuryani, jajaran direksi, tokoh masyarakat setempat dan sang adik.
Acara dihadiri oleh pemerintah Desa Pejagoan, perwakilan warga setempat, para pegawai SPBU dan anak panti asuhan. Tasyakuran diisi ceramah agama yang disampaikan oleh Drs H Sholeh Said.
Melayani Pelanggan Mulai Senin

CEO Tradha Group dr Faiz Allaudien Reza Mardhika menyampaikan sambutan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
CEO Tradha Group dr Faiz Allaudien Reza Mardhika menyampaikan bahwa SPBU Pejagoan ini merupakan SPBU yang ketiga di bawah Tradha Group setelah SPBU Tradha Wonoyoso dan SPBU Kalibagor.
Dalam waktu dekat pihaknya juga mengoperasikan SPBU keempat yang ada di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren. Tahun depan, pihaknya juga membuka SPBU di Gombong.
“Untuk SPBU Pejagoan ini sudah mulai melayani pelanggan pada Senin besok,” ujar Faiz Allaudien Reza Mardhika di sela-sela acara.
Dilengkapi Minimarket dan Coffee Shop

TradhaMart menjadi salah satu fasilitas di SPBU Pejagoan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Di SPBU Pejagoan tersebut menyediakan hampir seluruh produk pertamina lengkap, kecuali BBM subsidi seperti premium dan solar. Selain juga juga menyediakan Pertamax Turbo. Adapun SPBU memiliki empat tangki yang masing-masing memiliki kapasitas 16 Kiloter.
“SPBU Pejagoan ini dilengkapi dengan minimarker “TradhaMart” dan coffee shop. Untuk coffee shop mohon didoakan semoga awal Desember tahun ini sudah bisa beroperasi,” ujar dokter Reza menyebutkan saat ini sedang set interior.
Dokter Reza menambahkan, pihaknya terus mendorong investasi meskipun di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan agar terus menggerakkan perekonomian di Kabupaten Kebumen.
Berkontribusi Gerakan Ekonomi Kebumen

DrReza memberikan potongan tumpeng kepada sang bunda Dra Hj Lilis Nuryani, (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Tentu saja membuka usaha di tengah pandemi, sangat berat lantaran menguras cash flow. Apalagi sekarang ini banyak yang bilang bahwa orang yang memiliki uang tunai yang paling selamat.
“Tetapi jika semua pengusaha menahan penghasilannya, terus ekonomi akan seperti apa? Saya akan terus mendorong investasi sebagai bentuk kontribusi menggerakan perekonomian di Kebumen,” ujarnya dr Reza menyebutkan dia bertekad melanjutkan investasi tersebut atas dukungan sang ayah Ir H Mohammad Yahya Fuad SE.
Serap Tenaga Kerja Lokal Kebumen

SPBU Pejagoan terlihat dari balkon lantai 2 coffe shop, (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Dokter Reza menambahkan saat membuka lowongan pekerjaan, yang mendaftar mencapai 200 orang. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pemuda Kebumen yang bekerja di luar kota dan terkena PHK sehingga pulang kampung.
“Saya ingin berkontribusi untuk mereka dengan membuka lapangan kerja,” ujar Reza menyebutkan tenaga kerja merupakan warga lokal Kebumen.
Dia menyebutkan bahwa satu SPBU Pejagoan menyerap 19 tenaga kerja. Begitu juga SPBU Bocor juga menyerap jumlah karyawan yang sama. Kemudian TradhaMart menyerap lima orang tenaga kerja, dan coffee shop sekitar 15 orang. (ndo)







Saat ini belum ada komentar