Breaking News
light_mode
Beranda » News » Petambak Udang Tinggalkan Genset Beralih Gunakan Listrik PLN, Seberapa Besar Keuntungannya?

Petambak Udang Tinggalkan Genset Beralih Gunakan Listrik PLN, Seberapa Besar Keuntungannya?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 6 Apr 2019
  • visibility 4.080
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KebumenUpdate. Para pengusaha tambak udang di pesisir selatan Kebumen semakin banyak yang meninggalkan mesin diesel dan beralih menggunakan listrik PLN untuk menggerakkan kincir maupun menghidupkan pompa airnya.

Seperti dilakukan oleh para pengusaha tambak udang di Desa Wiromartan dan Lembupurwo Kecamatan Mirit. PT PLN (Persero)  Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen melakukan penyambungan baru terhadap enam pelanggan, Jumat (5/4/2019).

“Melalui program penyambungan ‘One Day Services’  tersebut total menyalurkan daya sebesar 204.400 VA,” ujar Manager PLN UP3 Cilacap, Ahmad Mustaqir di sela-sela penyambungan baru.

Biaya Lebih Murah

Dibandingkan genset berbahan bakar minyak , penggunaan listrik lebih efektif dan efisien. Dalam satu petak tambak, jika menggunakan solar bisa menghabiskan  lebih dari Rp 3 juta/bulan. Jumlah itu belum termasuk penggantian oli dua kali dan suku cadang. Sedangkan jika menggunakan listrik PLN  biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 1,5- Rp 1,7 juta.

“Efisiensinya bisa mencapai 35-50 %, ” ujar Mustaqir didampingi Manager ULP Kebumen, Teguh Suprabowo dan Koordinator Yandal ULP Kebumen Goenoto.

Mustaqir menegaskan bahwa dari sisi keandalannya, pihaknya berkomitmen untuk pelayanan kepada pelanggan dengan menugaskan tim yang piket 24 jam. Sehingga jiwa sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik bisa langsung ditangani.

Pengusaha tambak udang Novi Fredy Irawan (49) mengapresiasi kecepatan pelayanan penyambungan baru listrik bagi petambak udang. Adapun listrik PLN digunakan untuk menggerakkan kincir, menghidupkan lampu dan pompa air.

“Kami berharap jika terjadi trobel pelayanan bisa dilakukan  cepat. Karena listrik mati selama satu jam sangat rawan terhadap udang,” ujar Novi Fredy yang memasang daya 66 KVA.  (nin)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Front One Hotel Gombong

    Front One Hotel Hadir di Gombong, Kelas Bintang 3 Dilengkapi 70 Kamar

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 33.451
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pengusaha semakin melirik investasi di bidang perhotelan dan pariwisata di Kabupaten Kebumen. Seiring dengan pulihnya pariwisata, hotel baru bermunculan tak hanya di pusat kota kabupaten tetapi juga di kota kecamatan seperti Gombong. Sebuah hotel bintang 3 telah selesai dibangun di Gombong. Front One Hotel yang berada di bawah menajemen Azana Hotel secara […]

  • Pilkada Kebumen

    Terapkan Prokes Covid-19, Warga Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 917
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipastikan aman dan telah siap melaksanakan pemungutan suara Pilkada Kebumen dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, Rabu 9 Desember 2020. Sejumlah persiapan seperti masker, termometer, sarung tangan dan tempat cuci tangan telah disiapkan. Bahkan bilik suara khusus bagi pemilih yang suhunya lebih dari 37,3 derajat celcius di […]

  • Lula Beauty Clinic

    LULA Beauty Clinic, Klinik Kecantikan dengan Laser Terbaik dan Terlengkap di Kebumen

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 17.801
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masyarakat Kebumen semakin memiliki banyak pilihan khususnya dalam hal perawatan kulit dan kecantikan. Salah satu klinik kecantikan yang sangat layak untuk direkomendasikan adalah LULA Laser & Beauty Clinic. Selain lokasinya yang strategis yakni di Jalan Pahlawan No. 42 Mertokondo Kutosari, Kebumen persisnya di sebelah barat Kantor Satlantas Kebumen, klinik kecantikan ini memiliki […]

  • Program 100 Hari Kerja: Bupati Lilis Ajak Warga Kebumen Gemar Makan Ikan, Ini Alasannya

    Program 100 Hari Kerja: Bupati Lilis Ajak Warga Kebumen Gemar Makan Ikan, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 688
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan keseriusan dalam menekan angka stunting melalui program 100 hari kerja Bupati Lilis Nuryani. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di Taman Kota, Kebumen, Rabu 7 Mei 2025. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (LHKP) Kabupaten […]

  • Notaris dan PPAT Kebumen

    Keluarga Besar Notaris dan PPAT Kebumen Semarakkan HUT ke-116 INI dengan Jalan Sehat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.620
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Ikatan Notaris Indonesia (INI), keluarga besar notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Kebumen menggelar jalan sehat pada Minggu 7 Juli 2024. Acara yang diikuti oleh notaris, PPAT, beserta keluarga, staf notaris dan PPAT ini dimulai dengan pengambilan start di halaman Momong […]

  • Bareng Difabel

    Ahmad Luthfi Nyoto Bareng Anak Difabel, Ajak Wujudkan Jawa Tengah Inklusi

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 467
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjukkan kedekatannya dengan kelompok disabilitas melalui cara sederhana. Ia makan soto bersama anak-anak difabel di Warung Soto Pak Wito Cabang Kariadi, Kota Semarang, Selasa 28 Oktober 2025. Pertemuan itu berlangsung hangat. Ahmad Luthfi tampak akrab berdialog dengan para difabel. Ia bahkan beberapa kali memeluk dan mengelus kepala […]

expand_less