Petambak Udang Tinggalkan Genset Beralih Gunakan Listrik PLN, Seberapa Besar Keuntungannya?
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 6 Apr 2019
- visibility 3.889
- comment 0 komentar

Foto bersama usai pemasangan sambungan baru. (foto: Padmo-KebumenUpdate)
KebumenUpdate. Para pengusaha tambak udang di pesisir selatan Kebumen semakin banyak yang meninggalkan mesin diesel dan beralih menggunakan listrik PLN untuk menggerakkan kincir maupun menghidupkan pompa airnya.
Seperti dilakukan oleh para pengusaha tambak udang di Desa Wiromartan dan Lembupurwo Kecamatan Mirit. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen melakukan penyambungan baru terhadap enam pelanggan, Jumat (5/4/2019).
“Melalui program penyambungan ‘One Day Services’ tersebut total menyalurkan daya sebesar 204.400 VA,” ujar Manager PLN UP3 Cilacap, Ahmad Mustaqir di sela-sela penyambungan baru.
Biaya Lebih Murah
Dibandingkan genset berbahan bakar minyak , penggunaan listrik lebih efektif dan efisien. Dalam satu petak tambak, jika menggunakan solar bisa menghabiskan lebih dari Rp 3 juta/bulan. Jumlah itu belum termasuk penggantian oli dua kali dan suku cadang. Sedangkan jika menggunakan listrik PLN biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 1,5- Rp 1,7 juta.
“Efisiensinya bisa mencapai 35-50 %, ” ujar Mustaqir didampingi Manager ULP Kebumen, Teguh Suprabowo dan Koordinator Yandal ULP Kebumen Goenoto.
Mustaqir menegaskan bahwa dari sisi keandalannya, pihaknya berkomitmen untuk pelayanan kepada pelanggan dengan menugaskan tim yang piket 24 jam. Sehingga jiwa sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik bisa langsung ditangani.
Pengusaha tambak udang Novi Fredy Irawan (49) mengapresiasi kecepatan pelayanan penyambungan baru listrik bagi petambak udang. Adapun listrik PLN digunakan untuk menggerakkan kincir, menghidupkan lampu dan pompa air.
“Kami berharap jika terjadi trobel pelayanan bisa dilakukan cepat. Karena listrik mati selama satu jam sangat rawan terhadap udang,” ujar Novi Fredy yang memasang daya 66 KVA. (nin)







Saat ini belum ada komentar