Perumda Air Minum Kebumen Raih BPKN Award 2022, Dinilai Peduli Perlindungan Konsumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 15 Nov 2022
- visibility 2.932
- comment 0 komentar

Wabup Kebumen bersama Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa menerima BPKN Award 2022. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Sebelumnya, PDAM Kebumen sukses meraih penghargaan dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) atau PERPAMSI Awards 2021 untuk katagori Perumda Air Minum Sehat yang Memiliki Inovasi dalam Bidang Teknologi Informasi.
Kemudian juga penghargaan dari PERPAMSI Jawa Tengah sebagai PDAM Terbaik Ketiga se-Jateng dengan nilai Kinerja 3,82 yang didasari atas hasil evaluasi kinerja BPKP Provinsi DIY 202I. “Semoga dengan penghargaan ini bisa memotivasi kami untuk terus lebih giat lagi dalam bekerja agar selalu menjadi PDAM yang terbaik di kelasnya,” jelasnya.
Konsumen Tulang Punggung Perekonomian Nasional
Ketua BPKN Rizal Edy Halim menegaskan bahwa konsumen merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Bahkan di masa lalu, konsumen menyelamatkan negara dan menjelma sebagai bantalan perekonomian, “Konsumen harus dan layak selayaknya mendapatkan perlindungan,” ujar Rizal yang memberikan penghargaan kepada 20 lembaga.
Tujuannya, lanjutnya adalah spirit edukasi dan sosialisasi terhadap perlindungan konsumen agar BPKN bisa melakukannya secara maksimal. Ruang daya tawar konsumen itu harus diperluas besar sesuai dengan manfaat dan kontribusi konsumen terhadap ekonomi negara serta lingkungan dan aktivitas ekonomi yang selama ini berjalan.
“Dengan adanya penghargaan ini bisa melakukan sosialisasi secara masif dan masyarakat atau konsumen mampu memahami hak-hak yang dilindungi oleh konstitusi dan juga menggunakan haknya,” ujarnya seperti dikutip Beritasatu.com.
Baca Juga: PDAM Kebumen Gandeng PWI, Bekali Karyawan Kemampuan Menulis
“Kita juga mengajak dari konsumen berdaya itu, yang di dalamnya memuat konsumen cerdas. Konsumen yang kritis dan bisa memilih serta memilah mana yang bisa mereka konsumsi dan mana yang tidak. Mana yang aman dan tidak, terlepas bahwa pemerintah juga harus melakukan proses pengawasan,” ungkap Rizal.








Saat ini belum ada komentar