Penyelewengan Pupuk Bersubsidi: Direktur CV LM Jadi Tersangka, Ajukan Praperadilan

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Usai ditetapkannya tersangka (AS) pada kasus penyaluran pupuk bersubsidi di Kebumen berdasarkan putusan pengadilan nomor 13/Pid.B/2023/PN KBM, Direktur CV LM (L) juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen.

Direktur CV LM (L) melalui kuasa hukumnya, Dedi Subekti SH, mengajukan praperadilan terhadap penyidik Kejari Kebumen. Sidang praperadilan yang dipimpin Hakim Ketua Binsar Tigor Hatorangan SH berlangsung di Ruang Sidang Candra PN Kebumen, Senin 4 Maret 2024.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Kejari Kebumen Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Tim kuasa hukum Direktur CV LM di Pengadilan Negeri Kebumen. (Foto: Hari)

“Kami merasa penetapan dari klien kami (L) tidak tepat dari alat bukti. Yang pertama klien kami adalah korban sekaligus pelapor. Pelapor yang berani mengungkapkan adanya penyelewengan pupuk di Kebumen,” kata Dedi Subekti.

Menurut Dedi, (L) telah menderita kerugian setelah karyawannya yakni AS yang merupakan administrator CV LM melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang merugikan pemohon (L) sebesar Rp1.356.611.585.

“Sudah menderita kerugian, malah di kemudian hari jadi tersangka. Ini adalah preseden buruk untuk penegakan hukum di Indonesia. Barang bukti yang menurut kami kurang karena alat bukti yang disampaikan oleh kejaksaan adalah keterangan dari terdakwa (AS) pada sidang Tipikor di Semarang yang sedang berjalan,” lanjutnya.

Pos terkait