Pecahkan Rekor, Penjualan Emping Melinjo Milik H Yulianto Capai 5 Ton Dalam Sehari
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 26 Nov 2024
- visibility 2.340
- comment 0 komentar

Karyawan H Yulianto sedang live tiktok, memasarkan produk emping melinjo. (Foto: Hari)
Order Melonjak
Dalam kondisi penjualan melebihi rata-rata, setiap karyawan yang telah berkeluarga akan diminta untuk membawa serta pasangannya membantu produksi di rumah H Yulianto.
“Jadi kita berdayakan mereka,” sambungnya.
Bicara digitalisasi UMKM milik H Yulianto, ternyata juga berdampak pada industri kemasan. Salah satunya kardus untuk packing.
“Harga kardus bekas dalam bentuk kemasan kami hargai per kilogram Rp12.000. Rata-rata keluarga yang menghasilkan 100-200 kardus kemasan, potensi pendapatannya Rp100 ribu hingga Rp200 ribu,” sambungnya.
Di samping itu, ia juga berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat utamanya kawasan pesisir dalam menanam pohon melinjo.
“Termasuk pelatihan untuk generasi muda agar tidak malu menjadi pengrajin emping. Karena pada hakikatnya menjadi pekerja di kota dibanding pengrajin emping, saya merasa lebih terhormat menjadi pengrajin emping di rumahnya sendiri. Sehingga ke depan generasi muda orientasinya tidak harus merantau, karena di rumah juga bisa mendapatkan penghasilan yang cukup baik,” papar Yulianto.








Saat ini belum ada komentar