Sempat Tertunda, Ini Kejelasan Proyek Sport Center serta Renovasi Rumput Stadion Chandradimuka
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 19 Jun 2026
- visibility 736
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepastian mengenai kelanjutan proyek renovasi Stadion Chandradimuka akhirnya menemui titik terang. Sempat mengalami penundaan dari jadwal semula, proses pengerjaan fisik khususnya penanaman rumput lapangan dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan Juli 2026 mendatang.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, di sela-sela acara ground breaking renovasi Lapangan Manunggal Gombong, Jumat 19 Juni 2026.
Menurut Tri Mujiyanto, saat ini proyek penanaman rumput stadion senilai Rp1,6 miliar dari APBD 2026 tersebut sedang dalam proses tender.
“Untuk tender penanaman rumput stadion sedang dalam proses. Nanti kita akan selesai (tendernya) paling tidak 20 hari. Setelah itu kita akan kontrak. Target yang kita upayakan, pertengahan bulan Juli kita sudah mulai ready (dikerjakan),” ujar Tri Mujiyanto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.
Berdasarkan data dokumen Uraian Singkat Pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan penanaman rumput ini memakan waktu maksimal 180 hari kalender atau sekitar 6 bulan. Adapun jenis rumput yang akan digunakan adalah Zoysia matrella dengan sistem spriging (stolon) hingga tumbuh rapat.
Mengingat pertumbuhan rumput membutuhkan waktu yang tidak sebentar, Tri Mujiyanto mengimbau para pecinta olahraga dan pendukung setia Persak Kebumen untuk bersabar. Ia menegaskan bahwa stadion belum bisa dipaksakan untuk menggelar kompetisi resmi pada tahun ini.
“Fokus sementara materi lapangan itu sendiri, karena kalau dipaksakan tidak mungkin bisa digunakan. Barangkali kalau boleh kita sarankan, liganya mungkin tetap tahun depan memakainya. Tahun ini sepertinya tidak mungkin karena harus ada 6 bulan masa tumbuhnya,” jelasnya.
Pengembangan Sport Center Ikut Mengalami Tender Ulang
Selain rumput lapangan, paket pekerjaan fisik luar stadion atau pengembangan kawasan sport center yang meliputi pembangunan jogging track, fasilitas kuliner (food court), musala, hingga lapangan voli dan basket senilai Rp5,7 miliar juga sempat tersendat.
Tri mengungkapkan adanya proses tender ulang karena beberapa kualifikasi rekanan yang belum sesuai syarat pada pengajuan sebelumnya.
“Proses tender pengembangan sport center juga sedang berjalan. Kemarin ada tender ulang karena kualifikasi tidak sesuai, sehingga kita naikkan lagi. Butuh waktu sekitar 20 sampai 30 hari lagi, tetapi target pengerjaan fisik di luar rumput itu sebenarnya lebih cepat, berkisar 4 bulan,” tambahnya.
Sterilisasi Lahan Kondusif
Terkait dampak sosial penataan kawasan luar stadion, Disdikpora memastikan proses pemindahan warung pedagang berjalan dengan sangat kondusif. Pihak dinas telah mengantongi berita acara kesepakatan bersama dengan paguyuban pedagang untuk nantinya menempati fasilitas food court baru yang akan dibangun.
Sementara itu, untuk bangunan di sekitar area, Tri Mujiyanto meluruskan bahwa kantor Metrologi tidak akan terdampak pembongkaran. Namun, area TPS 3R dan gudang Dinkes PPKB akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka publik yang luas untuk mengakomodasi fasilitas olahraga tersebut. *Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar