Lima Dapur Umum MBG Diresmikan di Kebumen, Siap Layani Ribuan Warga Setiap Hari
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 5 Agu 2025
- visibility 19.955
- comment 0 komentar

Brigjen TNI (Purn) Syahnan meninjau dapur MBG Jatisari. (Foto: Padmo)
Pembina Yayasan LSN, Ponco Purnomo, menuturkan bahwa dapur MBG telah dilengkapi fasilitas sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) untuk pengelolaan limbah cair. “Sisa makanan diolah menjadi pakan ternak, dan minyak goreng hanya digunakan satu kali untuk menjaga kualitas makanan,” jelasnya.

Program Gizi yang Menyejahterakan
Brigjen TNI (Purn) Syahnan menegaskan, Program MBG bertujuan menekan angka stunting, memperkuat kualitas SDM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Ini adalah bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan gizi dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi inisiatif Yayasan LSN yang telah menjalankan program ini secara komprehensif, mulai dari penyediaan pangan hingga pengelolaan limbah. Syahnan berharap model serupa dapat diterapkan di daerah lain.
Ponco menambahkan, keberadaan dapur MBG tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga memberdayakan komunitas. Program ini menyerap hasil panen petani dan produk UMKM, sehingga turut mendorong roda ekonomi lokal. “Selain menyehatkan, MBG juga menyejahterakan,” tandasnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan partisipasi masyarakat, MBG di Kebumen diharapkan menjadi model nasional dalam intervensi gizi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.








Saat ini belum ada komentar