KSU Kostajasa Bagikan 69.983 Bibit Pohon untuk Konservasi Lahan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 4 Nov 2021
- visibility 4.107
- comment 0 komentar

Ketua KSU Kostajasa Sunarto secara simbolis menyerahkan bibit tanaman. (Foto: Padmo)
Dalam bidang produksi atau penebangan, Kostajasa mengikuti dengan patuh semua peraturan perundangan yang berlaku dan juga sudah membangun system lacak balak, untuk menjamin seluruh log/kayu yang diproduksi dapat terlacak atau ditelusur hingga ke tunggak pohon yang ditebang. Sejak Juli 2020 hingga Juni 2021 Kostajasa membangun grup sawmill dengan delapan sawmill/penggergajian kayu rakyat yang berhasil meraih sertifikat SVLK Juni 2021 dengan pendanaan dari FAO-EU Flegt Programme.
Apresisasi Wabup

Pelepasan burung konservasi ke alam liar. (Foto: Padmo)
Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Kebumen. Antara lain melalui kegiatan Penanaman Pohon Peduli Lahan oleh kelompok masyarakat bersama dengan KSU Kostajasa. Yakni melalui penanaman bibit tanaman keras dan tanaman produktif sejumlah sekitar 70.000 batang, pemasangan papan informasi perlindungan satwa liar dan konservasi flora fauna langka.
“Saya berharap hal ini merupakan gerakan yang berkelanjutan dan menjadi sebuah budaya,” ujarnya.
Menurut Wabup kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran,pengetahuan dan kepedulian serta perlindungan terhadap pelestarian lingkungan, khususnya tumbuhan dan binatang. Kegiatan ini sangat mendukung program unggulan Bupati Kebumen yaitu program “Nandur Wit Nggo Anak Putu”.
Adapun flora dan fauna unggulan daerah yang perlu dijaga dan dilestarikan diantaranya kelapa genjah entog, kopi wamen, bambu tembelang, sapi PO, walet goa, tulmen dan perkutut.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk membangun kesadaran dan kecintaan masyarakat kepada flora dan fauna. Kecintaan tersebut perlu terus dikampanyekan kepada masyarakat agar ikut serta menjaga kelestarian keanekaragaman hayati,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar