Kebumen Termiskin di Jateng, Ini Kritik KRT Darori Wonodipuro
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 7 Jan 2020
- visibility 11.483
- comment 0 komentar

KRT Darori Wonodipuro menyampaikan sambutan di hadapan konstituen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Fakta bahwa Kebumen menjadi kabupaten peringkat satu tingkat kemiskinan di Jawa Tengah mendapat tanggapan dari Aggota DPR RI asal Kebumen KRT Darori Wonodipuro.
Menurut anggota Komisi IV DPR RI asal Petanahan itu, semestinya kondisi itu tidak sampai terjadi karena Kebumen memiliki potensi yang luar biasa dari sisi sumber daya alam. Jika dilihat dari potensi sumber daya alam, Kebumen sangat tidak pantas menjadi kabupaten miskin.
Dengan demikian jika kemiskinan sampai terjadi, kemungkinan besar kerena faktor manusianya, termasuk pemerintah daerah. “Kalau alam sudah baik, potensi melimpah, kok sampai miskin. Ini pasti ada yang salah,” ujar Darori saat bertemu dengan konstituennya di Kebumen, Senin, 6 Januari 2020.
Pemkab Dinilai Kurang Maksimalkan Program Pemerintah Pusat

KRT Darori Wonodipuro menyampaikan sambutan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Menurut padangan polikus Partai Gerindra itu, salah satu penyebab Kebumen menjadi termiskin tak lepas dari kurang maksimalnya Pemkab Kebumen dalam memanfaatkan program atau batuan dari pemerintah pusat.
Kurangnya memanfaatkan program dari pusat membuat Pemkab Kebumen kurang cepat dapat membangun infrastruktur. Padahal pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan kemiskinan.
Menurut Darori, untuk dapat menggapai program-program dari pusat, Pemkab Kebumen harus intens menjalin komunikasi. Sehingga saat terdapat peluang dapat langsung dimanfaatkan.
“Sebenarnya banyak sekali peluang di pusat. Sayang Pemkab Kebumen belum maksimal dalam memanfaatkan peluang tersebut,” tuturnya.
Pemkab Kebumen Dianggap Kurang Bisa Tangkap Peluang

Rumah tidak layak huni di Desa Krakal, Kecamatan Alian, (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Selama ini, kata mantan Dirjen tersebut, Pemkab Kebumen kurang intens berkomunikasi dengan dirinya sebagai wakil Kebumen. Bagitu juga dengan pejabat lainnya di Jakarta. Padahal banyak pejabat tinggi di Jakarta asli Kebumen.
Peluang itu semestinya dapat ditangkap dan dimanfaatkan oleh Pemkab Kebumen untuk kebaikan Kebumen. Sebagai Anggota DPR RI dari Kebumen Darori juga menegaskan siap untuk membantu Pemkab Kebumen.
“Sangat disayangkan, banyak program dari pusat yang tidak diakses oleh Pemkab. Padahal ini sangat penting untuk penanggulangan kemiskinan,” ungkapnya.
Pilkada Kebumen 2020, Masyarakat Harus Jeli Pilih Bupati

Burung lawet menjadi maskot Pilkada Kebumen 2020. (KPU Kebumen-KebumenUpdate)
Dia menambahkan, faktor pemimpin sangat penting dalam upaya menanggulangi kemiskinan. Untuk itu dalam Pilkada 2020 diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat agar Kebumen bangkit. Dia mengaku kecewa pada hasil Pilkada 2015 lalu yang dinilai tidak sesuai harapan.
Masyarakat harus jeli dalam menentukan pilihan. Sosok yang mempunyai visi misi besar untuk Kebumen hendaknya yang dipilih.
“Yang penting adalah pilih pemimpin yang jujur, amanah dan memiliki semangat membangun Kebumen,” ujar Darori menegaskan bahwa calon yang kaya tidak selalu jujur dan amanah. (ndo)







Saat ini belum ada komentar