Pipa Bocor Disenggol Ekskavator, 9 Ribu Pelanggan PDAM Kelabakan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 16 Jul 2022
- visibility 1.596
- comment 0 komentar

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Zein Musta'in turun langsung memantau perbaikan pipa yang pecah. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam dua hari terakhir, ribuan pelanggan PDAM khususnya di Kebumen kota dan sebagian Kecamatan Pejagoan kelabakan karena air pam tidak mengalir sampai pelanggan. Matinya air pam itu disebabkan oleh kerusakan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Jalan Soekarno – Hatta persisnya sebelah selatan Pasar Tumenggungan.
Pipa milik PDAM itu pecah akibat disenggol ekskavator yang melakukan penggalian untuk saluran drainase. Setelah kebocoran titik pertama berhasil diperbaiki, Jumat 15 Juli 2022 sekitar pukul 11.43, pipa di jalur yang sama kembali disenggol ekskavator yang menggali jalan untuk saluran drainase.
Baca Juga: Aliran PDAM Bumkot dan Pejagoan Mati, Ternyata Ini Sebabnya
Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kebumen Zein Musta’in menyatakan, kali ini terdapat dua titik pipa yang pecah yakni pipa 200 dan pipa 250. Kedua pipa tersebut merupakan jaringan distribusi utama dari instalasi pengolahan air Lukulo dan Jatimulyo yang mengaliri dua kecamatan.
“Berkaitan dengan hal tersebut kami mematikan aliran agar bisa melakukan perbaikan kebocoran pipa yang pecah,” ujar Zein Musta’in saat ditemui di sela-sela memantau perbaikan pipa di selatan Pasar Tumenggungan.
Perbaikan Perlukan Waktu Delapan Jam

Penyedotan air sebelum perbaikan pipa. (Foto: Padmo)
Zein Mustain menyampaikan bahwa sebanyak 9.000 pelanggan PDAM terdampak akibat gangguan tersebut. Berdasarkan aduan, pada hari pertama lokasi yang tidak mengalir meliputi di Jalan Indrakila, Jalan A Yani, Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Perumahan Pepabri, Tamansari Kebumen, Karangsari, Cincin Kota, Jalan Sarbini.
Kemudian pada Jumat 15 Juli 2022 lokasi terdampak antara lain di Jalan Sikatan, Jalan Sirnoboyo, Bumirejo, Wonosari, Tamanwinangun, Perumahan RSS dan Jatimulyo.
Baca Juga: 42 Pegawai PDAM Kebumen Ikuti Training Pengembangan SDM
Zein menyebutkan bahwa estimasi pengerjaan perbaikan pipa air yang rusak memerlukan waktu 8-10 jam. Pihaknya menargetkan pada pukul 20.00 wib, pengerjaan bisa bisa selesai.
“Dengan berbagai kendala yang ada, kami berusaha keras agar secepatnya pengerjaan bisa diselesaikan dan pelanggan kembali bisa memanfaatkan air pam,” ujarnya.
Benar saja, sekira pukul 20.30 wib aliran air ke pelanggan sudah mulai mengalir meski air sempat keruh. Hingga berita ini diturunkan air pam kembali normal.
Penggalian Drainase Diminta Lebih Hati-hati

Pekerja melakukan perbaikan pipa yang pecah. (Foto: Padmo)
Zein menerangkan bahwa panjang pipa di kota Kebumen di atas 200 kilometer. Jika di seluruh Kabupaten Kebumen sekarang mendekati 720 kilometer.
“Bisa dibayangkan air mengalir di pipa sepanjang itu juga membutuhkan waktu,” imbuhnya.
Baca Juga: Perumda Air Minum Kebumen Raih Perpamsi Awards 2021 Kategori Inovasi Digital
Agar pecah pipa akibat alat berat tak terjadi lagi, pihaknya melakukan koordinasi dengan pelaksana di lapangan. Agar dalam penggalian tidak semua dengan ekskavator. Saat sudah menggali 60 cm, ke bawahnya pihaknya meminta menggunakan secara manual.
“Kami meminta agar pelaksana di lapangan lebih hati-hati dan terus dalam pengawasan PDAM, karena banyak jaringan pipa air di dalamnya,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar