IIBF Kebumen Gelar Sekolah Pengusaha B-Hive, Ciptakan Pebisnis Muslim Handal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 7 Jan 2025
- visibility 1.413
- comment 0 komentar

Ketua IIBF Provinsi Jawa Tengah dan DIY, Awam Prihadi Setyo Wicaksono, menyampaikan materi kepada peserta B-Hive. (Foto: Hari)
Peserta Merupakan Bisnis Owner
Ia menyebut bahwa salah satu syarat untuk mengikuti B-Hive adalah bisnis owner atau pemilik bisnis sekaligus pengambil kebijakan di bisnisnya. Hal tersebut bertujuan agar mindset yang terbangun seirama dengan teman-teman pengusaha lain yang ada di IIBF.
“Mengapa B-Hive? Karena dasarnya diibaratkan sarang lebah yang dibangun, dibentuk, dan disusun untuk saling menguatkan secara bersama-sama untuk menghasilkan output berupa madu. Dalam hal ini menghasilkan pengusaha-pengusaha handal, di mana nantinya menjadi pondasi-pondasi dari perekonomian bangsa,” lanjut Aditya.
Ketika ditanya mengenai kenaikan PPN menjadi 12%, ia menjelaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi fokus di IIBF. Karena pada dasarnya di IIBF diarahkan untuk fokus kepada income yang besar.
“Pengusaha di IIBF tidak diajarkan takut terhadap pajak, tapi bagaimana kita membesarkan income atau pendapatan,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar