Di Kebumen Sudah Berlaku Larangan Penjualan Gas Melon Lewat Pengecer
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 3 Feb 2025
- visibility 1.804
- comment 0 komentar

Jaga Stabilitas Harga
Selain itu, kebijakan ini juga sekaligus untuk menjaga stabilitas harga. Sebab, diakui harga gas melon kerap tidak stabil jika dijual di pengecer. Sementara jika di pangkalan harganya menyesuaikan dengan harga dari pemerintah.
“Kalau langka sepertinya nggak ya, kebutuhan menjelang Ramadhan, di Kebumen Insya Allah masih aman. Tapi ini memang untuk menjaga stabilitas harga, agar tidak melonjak tinggi. Sehingga belinya harus di pangkalan,” jelasnya.
Haryono mengimbau bagi masyarakat yang ingin membeli gas LPG 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp18.000, bisa langsung beli di pangkalan. Untuk konsumsi rumahan bisa beli maksimal empat tabung, adapun UMKM bisa 10 tabung. Namun harus menunjukan surat izin usaha.
Di Kebumen sendiri terdapat 460 desa/kelurahan, jumlah agen gas LPG ada 22 agen, sedangkan jumlah pangkalan gasnya mencapai 1.939. Setiap desa rata-rata terdapat 4 pangkalan gas LPG. Dengan adanya kebijakan ini, ke depan satu desa bisa lebih dari empat pangkalan.









Saat ini belum ada komentar