Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
  • visibility 1.753
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Aparat kepolisian dan Satgas Gabungan Penanganan Covid-19 Jawa Tengah membubarkan demo mahasiswa papua yang berlangsung di Jalan Pahlawan (Patung Kuda Undip) Kota Semarang, Jumat 5 Maret 2021. Demo dibubarkan karena dinilai melanggar peraturan Walikota Semarang terkait penanganan pandemi.

Awalnya demo mulai pukul 09.00 Wib dan menyuarakan otonomi khusus papua itu berlangsung kondusif. Meski begitu para pendemo tak patuh protokol kesehatan. Mereka tak menjaga jarak bahkan ada yang tak pakai masker.Sekitar pukul 10.45 wib demo mulai tak terkendali. Masa mulai ricuh. Karena mulai ricuh itu, petugas secara perlahan membubarkan massa.

30 Demonstran Diamankan ke Polrestabes Semarang

Kabag Operasi Polrestabes Semarang AKBP Recky berulang kali menyampaikan agar masa membubarkan diri secara tertib dan mandiri. Namun imbauan itu rupanya tak dihiraukan oleh massa. Massa semakin menjadi ricuhnya. Polisi pun terpaksa membubarkan demo itu. Sekitar 30 demonstran yang diduga sebagai provokator kericuhan diamankan ke truk polisi dan dibawa ke Polrestabes Semarang.

Sementara sisa demonstran diperintahkan polisi membubarkan diri pulang ke rumah masing masing. Yang terjadi malah mahasiswa papua hanya berpindah lokasi bertahan diri di pertigaan jalan Pleburan. Di situ, lagi lagi, sempat diwarnai kericuhan. Ketika hendak dibubarkan seorang mahasiswa papua malah terlibat adu argumen dengan Kasat Sabhara Polrestabes Semarang Kompol Aries Dwi Cahyanto.

Kompol Aries sempat berdebat alot membubarkan massa dengan memberikan penjelasan. Namun massa bersikukuh tak mau bubar sebelum rekan rekannya yanh diamankan ke kantor polisi bisa dibebaskan.

Selama Pandemi Demo Tak Diperbolehkan

Wakapolrestabes Semarang AKBP IGA Perbawa Nugraha mengatakan penyampaian pendapat di muka umum pada dasarnya sangat dilindungi oleh negara. Namun berdasarkan kesepakatan aturan Satgas Corona Kota Semarang, selama pandemi demo tak diperbolehkan.

“Penyampaian aspirasi sangat dilindungi, apalagi di Kota Semarang. Tak ada penyampaian aspirasi yang kita larang. Setiap hari mau menyampaikan aspirasi pun boleh. Selagi itu memenuhi mekanisme yang ditetapkan negara,” jelas AKBP IGA.

“Pemberitahuan unjuk rasa tidak kita terima. Bukan tidak ada ijin tapi memang tapi memang tidak kita terima. Secara peraturan perundang undangan maupun peraturan Walikota Semarang terkait PPKM Mikro pemberlakuan di saat pandemi covid-19, memang (unjuk rasa) tidak diperbolehkan. Semua sudah jelas, itu tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Sementara terkait demonstran yang diamankan, ia menegaskan mereka akan dimintai keterangan terkait aksi dan selanjutnya akan dilepas kembali. (***)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mafindo

    Mafindo Tingkatkan Literasi Kecerdasan Buatan Melalui Program AI Ready ASEAN di Indonesia

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.613
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Training of Trainers (TOT) Nasional sebagai langkah awal pelaksanaan program AI Ready ASEAN di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung Sabtu 2 Agustus 2025 dan diikuti oleh 160 trainer, terdiri atas 110 peserta daring dan 50 peserta luring di Kota Semarang. Program AI Ready ASEAN merupakan kolaborasi antara […]

  • Nelayan Terjatuh di Muara Logending

    Nelayan Terjatuh di Muara Logending Ditemukan Terapung di Laut, Begini Kondisinya

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) –  Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi nelayan yang terjatuh di Muara Logending Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Rabu 20 September 2023 sekira pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan mengapung di atas permukaan air dalam kondisi meninggal dunia sejauh 3.5 NM dari lokasi kejadian, tepatnya di selatan Pantai Karangpakis. Selanjutnya Tim SAR Gabungan […]

  • GKJ Grujugan Petanahan Lantik Pendeta Ari Iswanto

    GKJ Grujugan Petanahan Lantik Pendeta Ari Iswanto

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 502
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Gereja Kristen Jawa (GKJ) Grujugan di Kecamatan Petanahan resmi mengukuhkan Ari Iswanto, SSi Teol, sebagai pendeta baru melalui acara pentahbisan yang digelar Jumat 5 September 2025. Pentahbisan Pendeta Ari Iswanto ini menjadi momen penting bagi GKJ Grujugan yang telah menantikan pemimpin rohani baru selama kurang lebih dua tahun. Ketua Panitia, Susilo Yudianto, […]

  • 328 PNS Pemkab Kebumen Resmi Angkat Sumpah: Komitmen Mengabdi untuk Masyarakat

    328 PNS Pemkab Kebumen Resmi Angkat Sumpah: Komitmen Mengabdi untuk Masyarakat

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 547
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 328 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi mengangkat sumpah dan janji jabatan di Pendopo Kabumian, Rabu 8 April 2026. Adapun dari jumlah tadi, terdiri dari 311 CPNS yang resmi beralih status menjadi PNS per 1 April 2026 serta 17 orang PNS yang sebelumnya belum melakukan pengambilan sumpah. […]

  • 60 Profesional Menebar Inspirasi Bagi Anak-anak SD di Mirit dan Bonorowo

    60 Profesional Menebar Inspirasi Bagi Anak-anak SD di Mirit dan Bonorowo

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.478
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Kelas Inspirasi Kebumen kembali menggelar Hari Inspirasi pada Sabtu, 15 Februari 2020. Di tahun kelima ini, lebih dari 60 inspirator diterjunkan langsung di Kecamatan Bonorowo dan Kecamatan Mirit. Mereka merupakan orang-orang terpilih dari berbagai latar belakang pekerjaan di Indonesia yang siap memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di Kebumen. Tahun ini terdapat […]

  • Tanggul Laut

    Terintegrasi Giant Sea Wall, Tol Kaligawe–Sayung Rp10,9 T Ditarget Atasi Rob dan Banjir Semarang-Demak

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.549
    • 0Komentar

    SEMARANG (Kebumenupdate.com) – Proyek Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung) sepanjang 10,63 kilometer yang terintegrasi dengan pembangunan giant sea wall atau tanggul laut kini tengah dikebut. Dengan anggaran sebesar Rp10,9 triliun, proyek ini diyakini menjadi solusi permanen penanggulangan rob dan banjir di wilayah pesisir Kota Semarang hingga Kecamatan Sayung, Demak. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan […]

expand_less