Di Kebumen, Binda Jateng Menggelar Vaksinasi di Klinik Pengobatan Penyakit Paru (KP3)
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 7 Jun 2022
- visibility 1.915
- comment 0 komentar

Binda Jateng meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klinik Pengobatan Penyakit Paru (KP3) Panjer, Kebumen. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah terus menggelar vaksinasi Covid-19 di 24 kabupaten/kota pada Selasa 7 Juni 2022. Hal ini bertujuan untuk pemerataan vaksinasi booster dengan target 11.000 dosis.
Berdasarkan rilis resminya, Kepala BIN Daerah Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa vaksinasi penting untuk dapat mengurangi dan mencegah penyebaran Covid-19 walaupun pemerintah sudah melonggarkan pemakaian masker kecuali di keramaian.
Baca juga: Binda Jateng Bersama Puskesmas Alian Masih Menggelar Vaksinasi Booster
“Oleh karena itu, kami bersama dinas kesehatan juga akan fokus menggelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat baik dua dosis primer maupun dosis ketiga atau booster,” ujarnya.
Adapun target vaksinasi adalah masyarakat umum, anak usia 6-11 tahun, serta booster yang berada di 24 titik sentra vaksinasi yaitu Kota Semarang, Kabupaten Wonosobo, Sukoharjo, Temanggung, Banjarnegara, Banyumas, Blora.
Selanjutnya Pemalang, Brebes, Semarang, Grobogan, Sragen, Kebumen, Kendal, Wonogiri, Cilacap, Boyolali, Purbalingga, Pati, Rembang, Karanganyar, Pekalongan, Kudus, dan Jepara. Ini sebagai langkah pencegahan melonjaknya kembali kasus Covid-19 setelah pelonggaran aturan dari pemerintah.
Gerai Vaksinasi Terpadu di Klinik Pengobatan Penyakit Paru (KP3) Jalan Gelatik 2A Panjer Kebumen menjadi salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi oleh Binda Jateng. Untuk jadwal pelayanan vaksinasi di Klinik Pengobatan Penyakit Paru (KP3), dimulai sejak pukul 7.30-11.00 WIB.
Sebagai informasi, Binda Jateng juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap berita hoax yang tersebar di media sosial.
“Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.







Saat ini belum ada komentar