Saksikan, “Petruk Dodolan Buku” Bakal Dipentaskan di Desa Karangpoh
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 18 Sep 2019
- visibility 5.480
- comment 0 komentar

PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Lakon wayang “Petruk Dodolan Buku” bakal dipentaskan dalam pergelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Sabtu (21/9/2019). Lakon tak biasa ini bakal dibedah oleh dalang Ki Langgeng Hidayat dari Desa Rangkah, Kecamatan Buayan.
Kepala Desa Karangpoh Susanto SH menjelaskan, pentas wayang tersebut digelar dalam rangka merdi bumi Desa Karangpoh yang digelar setiap tahun yakni bulan Suro pada penanggalan Jawa. Pada pagi harinya, acara merdi desa diawali dengan doa bersama di balai desa setempat. Kemudian siang hari dilanjutkan dengan selamatan desa dan pentas wayang kulit dengan dalang Ki Lintrik dari Ayah yang mementaskan lakon Dewi Sri Tanjung.
“Jadi pentas wayang kulit digelar dua kali, siang dan malam hari,” ujar Susanto, Rabu (18/9/2019).
Baca Juga: Unindra Wayangan di Desa Kaibon, Hadirkan Dua Dalang Cilik Prama-Rafi
Yang menyita perhatian adalah dalam undangan yang tersebar turut mengundang pengusaha H Khayub M Lutfi SE dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi.
Menurut Susanto, kegiatan itu juga sebagai wujud rasa syukur H Khayub M Lutfi dan Adi Pandoyo yang telah kembali ke masyarakat setelah menjalani hukuman atas kasus hukum yang menimpanya. Adapun Pak Khayub adalah merupakan kakaknya.
“Intinya pergelaran wayang ini dalam rangka tasyakuran dan meminta keselamatan untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.
H Khayub M Lutfi didampingi Adi Pandoyo berharap setelah kembali ke masyarakat usai mondok di “Pesantren Pager Wesi” dapat diterima oleh masyarakat Kebumen dengan tidak ada rasa canggung. Secara khusus pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Kebumen atas kejadian yang telah lalu.
Baca Juga: Pergelaran Wayang Kulit Meriahkan Silaturahmi Warga Perantauan Desa Jladri
“Sehingga kejadian ini menjadi pengalaman yang berharga agar ke depan lebih baik lagi,” ujar Adi Pandoyo yang diiyakan Haji Khayub.
Pergelaran wayang tersebut akan mengundang Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto. Selain itu juga digelar jajaran OPD di Pemkab Kebumen, pimpinan partai politik. Pergelaran wayang kulit tersebut terbuka untuk masyarakat umum.
Adapun lakon “Petruk Dodolan Buku” menceritakan bahwa Petruk yang seorang Punokawan memiliki tugas memberikan nasehat. Namun justru dia ikut bermain proyek sehingga memusingkan banyak orang.
“Sengaja lakon ini dibedah untuk memberikan nasehat dan pengeling-eling kepada semua,” ujarnya seraya berharap ke depan Kebumen memiliki bupati yang ngayomi, ngayemi dan menyatukan masyarakat Kebumen. (ndo)







Saat ini belum ada komentar