Car Free Day Diperluas, PKL Demo. Tujuannya Apa?
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 4 Sep 2019
- visibility 4.972
- comment 0 komentar

Kepala Dinas Perkim LH Kebumen Edi Rianto menemui para PKL yang menggelar aksi. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Kepala Dinas Perkim LH Kebumen Edi Rianto menegaskan pihaknya tidak ada rencana menggusur PKL dari Alun-alun. PKL masih diberi kesempatan untuk berdagang di alun-alun Kebumen saat CFD dengan terlebih dulu dilakukan penataan sesuai ketentuan dalam SK Bupati.
“Rencana perluasan CFD sudah disosialisasikan sejak Juli 2019 lalu,” ujarnya.
Penataan Ulang PKL

Para PKL secara tertib meninggalkan Dinas Perkim LH Kebumen (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Menurut Edi Rianto, area CFD diperluas secara bertahap mengingat pengunjung sudah mencapai 5000-an orang. Hal itu menimbulkan crawded dan ketidaknyamanan bagi pengunjung. Oleh karena itu beberapa hal yang telah disepakati bersama salah satunya adalah PKL harus ditata kembali.
Aksi yang berlangsung mulai pukul 09.00-11.30 wib itu berlangsung tertib dengan kawalan aparat kepolisian dan personil Satpol PP. Sejumlah perwakilan melakukan dialog di ruang pertemuan dinas. Dalam kesempatan itu, para PKL justru mendapat banyak catatan baik dari Disperkim LH maupun Satpol PP.
Baca Juga: Percantik Kawasan Stasiun KA, Pemkab Kebumen-PT KAI Teken MoU
Sekretaris Satpol PP Dr Suratno meminta para pedagang untuk ikut menjaga kebersihan. Sebab selama ini, para pedagang terkesan jorok, mulai membuang bekas makanan di selokan hingga pot bunga. Masih ada yang buang air kecil di area Alun-alun dan pendopo rumah dinas bupati Kebumen.
“Jadi kami minta para PKL lebih instropeksi diri. Alun-alun merupakan ruang publik yang sebenarnya bukan untuk komersial. Jadi kami meminta PKL untuk turun menjaga kebersihan Alun-alun,” ujar Suratno meminta PKL mengelola sampah dan limbah dagangannya agar tidak mengotori Alun-alun. (ndo)







Saat ini belum ada komentar