6.000 Pelari Ramaikan Purwokerto Half Marathon 2026, Banyumas Incar Rekor MURI
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 55
- comment 0 komentar

Konferensi pers Purwokerto Half Marathon, Sabtu 16 Mei 2026. (Foto: Humas Jateng)
PURWOKERTO (KebumenUpdate.com) – Purwokerto Half Marathon 2026 menargetkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus saat digelar di Kabupaten Banyumas, Minggu, 17 Mei 2026. Ajang lari yang diikuti sekitar 6.000 peserta itu juga diproyeksikan menjadi penggerak sport tourism, edukasi digital, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Dua rekor yang dibidik meliputi cheering terbanyak di sepanjang lintasan lari serta edukasi perlindungan konsumen kepada pelari terbanyak melalui kampanye Run From Scam.
Titik start dan finish di kawasan Menara Teratai Purwokerto, event ini melibatkan ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan Purwokerto Half Marathon bukan sekadar agenda olahraga, tetapi bagian dari strategi pengembangan wisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah.
“Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya bicara olahraga, tetapi juga dampak ekonomi. Kegiatan ini menjadi bagian dari sport tourism yang terus kami dorong,” kata Sumarno saat konferensi pers di Purwokerto, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurutnya, event lari mampu mendorong pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah penyelenggara. Kehadiran ribuan peserta dari luar kota diharapkan berdampak langsung terhadap sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM Banyumas.
“Minimal peserta menginap di hotel, makan, dan harapannya juga berbelanja produk UMKM di Purwokerto,” ujarnya.
Momentum Long Weekend Diharapkan Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan
Sumarno berharap momentum libur panjang atau long weekend mendorong pelari beserta pendamping tinggal lebih lama di Purwokerto. Dengan demikian, dampak ekonomi terhadap sektor jasa dan pariwisata diperkirakan semakin besar.
“Biasanya peserta hanya menginap satu malam. Mudah-mudahan dengan long weekend mereka bisa tinggal dua sampai tiga hari,” katanya.
Selain dampak ekonomi, penyelenggara juga menaruh perhatian pada pengalaman peserta selama lomba berlangsung. Salah satunya melalui target pemecahan rekor MURI untuk jumlah cheering terbanyak.
Sumarno menilai sambutan masyarakat di sepanjang rute menjadi salah satu faktor penting yang membuat pelari ingin kembali mengikuti event serupa.








Saat ini belum ada komentar