Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pasar Senggol Selang: Warisan Tradisi dari Masa Mataram

Pasar Senggol Selang: Warisan Tradisi dari Masa Mataram

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
  • visibility 2.664
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PASAR senggol merupakan tradisi yang begitu melekat dalam kehidupan masyarakat Kelurahan Selang, Kabupaten Kebumen. Perayaan ini biasanya diselenggarakan saat Hari Raya Idul Fitri dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lokasinya yang khas, yakni di sepanjang Jalan Kutoarjo yang melintas di Kelurahan Selang, semakin membuat pasar ini ikonik. Namun, tahukah Anda asal-usul tradisi unik ini?

Mengutip website resmi Kelurahan Selang, sejarah Pasar Senggol dapat dilacak hingga masa Kerajaan Mataram di bawah kepemimpinan Raja Amangkurat I. Pada masa itu, para adipati dari wilayah barat seperti Cilacap, Banyumas, Purwokerto, dan Purbalingga memiliki kewajiban rutin untuk menyerahkan upeti ke Keraton Mataram setiap enam bulan sekali.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Ambengan di Desa Wadasmalang Ketika Rajaban

Perjalanan menuju keraton seringkali terganggu oleh gerombolan perampok di wilayah Kutowinangun.

Untuk mengatasi masalah ini, Raja Amangkurat I menunjuk R. Ng. Kramaleksana, seorang tokoh yang dikenal mahir dalam ilmu kanuragan, untuk mengawal rombongan adipati. Namun, R. Ng. Kramaleksana mengajukan syarat agar rombongan adipati berkumpul terlebih dahulu di Klagen Kilang (sekarang Kelurahan Selang) sebelum berangkat bersama-sama.

Pasar Pelem

Sejak saat itu, setiap enam bulan sekali, Klagen Kilang menjadi sangat ramai dengan kedatangan rombongan adipati. Mereka biasanya berkumpul di bawah pohon pelem sambil beristirahat. Melihat antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan para adipati, R. Ng. Kramaleksana kemudian mengadakan berbagai pertunjukan kesenian untuk menghibur mereka.

Pertunjukan-pertunjukan ini menarik minat banyak orang, tidak hanya dari Klagen Kilang tetapi juga dari daerah sekitarnya seperti Panjer Kota dan Sruni. Seiring dengan banyaknya pengunjung, para pedagang pun bermunculan dan menjajakan dagangan mereka. Karena banyaknya pedagang yang menjual buah pelem, pasar ini kemudian dikenal sebagai Pasar Pelem.

Baca Juga: Mengenal Cowongan Kebumen, Atraksi Kesenian yang Tergerus Zaman

Dalam suasana yang ramai dan penuh sesak, pengunjung seringkali saling bersenggolan. Dari sinilah istilah “Pasar Senggol” muncul dan terus digunakan hingga saat ini.***

*Tulisan ini bersumber dari Tim Pencari Fakta Sejarah Yayasan Raden Ngabei Kramaleksana.

Adapun Tim Pencari Fakta Sejarah tersebut yakni:

  • Ketua Tim                    : KRT. H. Harso Seta Wasesa, S.H, M.H
  • Wakil Ketua TIM        : H.R. Risyanto, S.T. Arst
  • Anggota TIM                : R. Ari Kurniawan, S.Sos, KR. Ngt Ria Heri Astuti, Amd, R. Yanuar Ari Setiyadi, S.E, R. Seno Basworo, S.H.
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Itmam Haikalut Tanzaih

    Itmam Haikalut Tanzaih, Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia Delegasi Riau

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 370
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) meraih prestasi membanggakan. Adalah Itmam Haikalut Tanzaih, mahasiswa semester 6 Program Studi Manajemen, Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, berhasil meraih prestasi nasional sebagai Duta Inspirasi Indonesia Delegasi Riau dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Tahun 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa […]

  • Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!

    Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.152
    • 0Komentar

    Meskipun saya cukup sering melakukan pendakian gunung, namun baru kali ini mengalami kejadian yang mungkin akan menjadi pengalaman berharga dan selalu diingat. Setidaknya menurut versi saya sendiri dan semua peserta yang tergabung dalam rombongan. Ini kisahnya. Dalam empat tahun terakhir, di penghujung tahun hampir selalu saya isi dengan mendaki gunung. Tahun 2019 ke Lawu, 2020 […]

  • Melalui Program Kebumen Cerdas, Baznas Berikan Beasiswa Senilai Rp 539 Juta

    Melalui Program Kebumen Cerdas, Baznas Berikan Beasiswa Senilai Rp 539 Juta

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.361
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Baznas Kebumen kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, dan santri melalui program Kebumen Cerdas, Senin 6 November 2023. Dalam kegiatan yang bertajuk Pembinaan dan Penyerahan Buku Tabungan Beasiswa Baznas Kabupaten Kebumen tahun 2023, hadir Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih serta Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Agung Pambudi. […]

  • Rutin Tiap Bulan! Freshnel Kebumen Lepas 40 Jemaah Umroh, Bukti Konsistensi Layanan

    Rutin Tiap Bulan! Freshnel Kebumen Lepas 40 Jemaah Umroh, Bukti Konsistensi Layanan

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 594
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 40 calon jemaah umroh diberangkatkan oleh Freshnel Kebumen, sebuah biro perjalanan umroh terpercaya, Rabu 26 November 2025. Pelepasan rombongan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen, sebelum jemaah bertolak menuju Tanah Suci. Acara seremoni pelepasan ini dihadiri oleh Pimpinan Freshnel, perwakilan Kantor Kemenag Kebumen, dan Pemkab Kebumen yang diwakili oleh […]

  • Nelayan Pantai Selatan Deklarasikan Gibran Maju di PilGub Jateng 2024

    Nelayan Pantai Selatan Deklarasikan Gibran Maju di PilGub Jateng 2024

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.659
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Ada pemandangan berbeda di Pantai Logending, Kecamatan Ayah pada Sabtu 12 November 2022. Pasalnya, ribuan orang terlihat memenuhi halaman objek wisata tersebut sejak pagi. Dari pantauan di lokasi, mereka yang datang dalam rangka mengikuti kegiatan Selamatan Nelayan Pantai Selatan. Selain itu, juga bentuk dukungan dan deklarasi kepada Gibran Rakabuming Raka untuk maju […]

  • Spesialis Curanmor di Kebumen Ditangkap, Incar Motor yang Kuncinya Masih Nempel

    Spesialis Curanmor di Kebumen Ditangkap, Incar Motor yang Kuncinya Masih Nempel

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 477
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah meresahkan masyarakat. Seorang tersangka berinisial M (40), warga Desa Roworejo, Kecamatan Kebumen, ditangkap karena diduga kuat sebagai spesialis curanmor di berbagai wilayah di Kebumen. Penangkapan ini dikonfirmasi dalam konferensi pers, Senin, 13 Oktober 2025. Wakapolres Kompol Faris […]

expand_less