Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pasar Senggol Selang: Warisan Tradisi dari Masa Mataram

Pasar Senggol Selang: Warisan Tradisi dari Masa Mataram

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
  • visibility 2.761
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PASAR senggol merupakan tradisi yang begitu melekat dalam kehidupan masyarakat Kelurahan Selang, Kabupaten Kebumen. Perayaan ini biasanya diselenggarakan saat Hari Raya Idul Fitri dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lokasinya yang khas, yakni di sepanjang Jalan Kutoarjo yang melintas di Kelurahan Selang, semakin membuat pasar ini ikonik. Namun, tahukah Anda asal-usul tradisi unik ini?

Mengutip website resmi Kelurahan Selang, sejarah Pasar Senggol dapat dilacak hingga masa Kerajaan Mataram di bawah kepemimpinan Raja Amangkurat I. Pada masa itu, para adipati dari wilayah barat seperti Cilacap, Banyumas, Purwokerto, dan Purbalingga memiliki kewajiban rutin untuk menyerahkan upeti ke Keraton Mataram setiap enam bulan sekali.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Ambengan di Desa Wadasmalang Ketika Rajaban

Perjalanan menuju keraton seringkali terganggu oleh gerombolan perampok di wilayah Kutowinangun.

Untuk mengatasi masalah ini, Raja Amangkurat I menunjuk R. Ng. Kramaleksana, seorang tokoh yang dikenal mahir dalam ilmu kanuragan, untuk mengawal rombongan adipati. Namun, R. Ng. Kramaleksana mengajukan syarat agar rombongan adipati berkumpul terlebih dahulu di Klagen Kilang (sekarang Kelurahan Selang) sebelum berangkat bersama-sama.

Pasar Pelem

Sejak saat itu, setiap enam bulan sekali, Klagen Kilang menjadi sangat ramai dengan kedatangan rombongan adipati. Mereka biasanya berkumpul di bawah pohon pelem sambil beristirahat. Melihat antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan para adipati, R. Ng. Kramaleksana kemudian mengadakan berbagai pertunjukan kesenian untuk menghibur mereka.

Pertunjukan-pertunjukan ini menarik minat banyak orang, tidak hanya dari Klagen Kilang tetapi juga dari daerah sekitarnya seperti Panjer Kota dan Sruni. Seiring dengan banyaknya pengunjung, para pedagang pun bermunculan dan menjajakan dagangan mereka. Karena banyaknya pedagang yang menjual buah pelem, pasar ini kemudian dikenal sebagai Pasar Pelem.

Baca Juga: Mengenal Cowongan Kebumen, Atraksi Kesenian yang Tergerus Zaman

Dalam suasana yang ramai dan penuh sesak, pengunjung seringkali saling bersenggolan. Dari sinilah istilah “Pasar Senggol” muncul dan terus digunakan hingga saat ini.***

*Tulisan ini bersumber dari Tim Pencari Fakta Sejarah Yayasan Raden Ngabei Kramaleksana.

Adapun Tim Pencari Fakta Sejarah tersebut yakni:

  • Ketua Tim                    : KRT. H. Harso Seta Wasesa, S.H, M.H
  • Wakil Ketua TIM        : H.R. Risyanto, S.T. Arst
  • Anggota TIM                : R. Ari Kurniawan, S.Sos, KR. Ngt Ria Heri Astuti, Amd, R. Yanuar Ari Setiyadi, S.E, R. Seno Basworo, S.H.
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • KDRT

    Suami Pukuli Istri Usai Lihat Chat WhatsApp

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.783
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perjalanan biduk rumah tangga tak selalu berjalan mulus. Komitmen untuk saling bertahan, melengkapi satu sama lain harus terus dijaga. Namun apa jadinya jika dalam rumah tangga terselip rasa curiga satu sama lain, sehingga membuat hubungan tak harmonis. Rumah sebagai tempat kembali dan melepas lelah pun tak lagi hangat. Yang ada hanya pertengkaran […]

  • Pria Ini Pakai Seragam Telkom Saat Mencuri Kabel Telepon

    Pria Ini Pakai Seragam Telkom Saat Mencuri Kabel Telepon

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.980
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Ada saja modus operandi pelaku kejahatan dalam melancarkan aksinya. Seperti dilakukan oleh tersangka pencurian kabel telepon milik PT Telkom Indonesia Datel Kebumen. Dalam melancarkan aksinya, tersangka bernama Dyan Dwi Purnono (32)  memakai seragam selayaknya pegawai  PT Telkom. Persis seperti petugas lapangan PT Telkom,  warga Jalan Bengawan Desa Kutosari, Kebumen itu beraksi bersama […]

  • Gandeng Bappeda, PMI Kebumen Bagikan Paket Sembako di 6 Desa

    Gandeng Bappeda, PMI Kebumen Bagikan Paket Sembako di 6 Desa

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.715
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen bersama Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kebumen (Bappeda) mendistribusikan bantuan sosial kepada sejumlah masyarakat Kebumen, Senin 18 Maret 2024. Hadir dalam distribusi bansos tersebut yakni Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, Sekretaris Mukhsinun, Kepala Bappeda Bahrun Munawir, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen Iin Windarti […]

  • Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2023, Kankemenag Kebumen Raih Penghargaan dari KPP Pratama

    Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2023, Kankemenag Kebumen Raih Penghargaan dari KPP Pratama

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 841
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kebumen meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kebumen sebagai pembayar pajak terbesar tahun 2023. Adapun kategori penghargaannya yakni wajib pajak bendahara APBN wilayah Kebumen. Penghargaan diterima Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kebumen Makruf Widodo mewakili Kakankemenag pada acara Tax Gathering Forum Konsultasi Publik KPP Pratama […]

  • Pendaftaran CPNS Kabupaten Kebumen, 5.876 Peserta Memenuhi Syarat

    Pendaftaran CPNS Kabupaten Kebumen, 5.876 Peserta Memenuhi Syarat

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.147
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jumlah peserta yang mendaftar CPNS di Kabupaten Kebumen tercatat 7.229 orang. Dari jumlah tersebut, ada 6.790 pendaftar yang melakukan submit. Setelah ditutup dan dilakukan seleksi administrasi, tersisa 5.876 peserta yang memenuhi syarat dan 914 tidak memenuhi syarat. Peserta yang dinyatakan lolos pra sanggah ini diperkenankan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Baca juga: KPU Kabupaten […]

  • Kunjungi Kebumen, Menko Zulhas Bagikan 136 Unit Alsintan dan Salurkan 5 Ton Beras

    Kunjungi Kebumen, Menko Zulhas Bagikan 136 Unit Alsintan dan Salurkan 5 Ton Beras

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 809
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kebumen, Jumat, 29 Agustus 2025. Agenda utamanya adalah mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan ekonomi desa. Kunjungan dimulai di Desa Bojongsari Kecamatan Alian, di mana Menko Zulkifli Hasan (Zulhas) meresmikan Koperasi Desa Merah Putih. Zulhas juga […]

expand_less