Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Gadget » Kebiasaan Hidup Sehat di Era Digital: Apakah Screen Time Bisa Diimbangi?

Kebiasaan Hidup Sehat di Era Digital: Apakah Screen Time Bisa Diimbangi?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
  • visibility 2.568
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Mengenali Dampak Teknologi pada Mata, Postur Tubuh, dan Kesehatan Mental

ERA digital membawa kemudahan luar biasa dalam hidup kita. Namun, di balik kemajuan teknologi, muncul tantangan baru terhadap kesehatan fisik dan mental, terutama akibat screen time yang berlebihan.

Banyak yang tidak menyadari betapa banyak waktu yang habis untuk layar ponsel, layar komputer, dan layar TV. Mulai dari menatap layar laptop untuk kerja, menonton video di ponsel, hingga berselancar di media sosial, tubuh kita diam-diam mulai menanggung beban.

Statistik Rata-rata Waktu Layar Tahun 2025

Secara global, rata-rata orang menghabiskan 6 jam 40 menit waktu di depan layar per hari. Waktu menonton layar setiap hari telah meningkat lebih dari 30 menit per hari sejak tahun 2013.

Masyarakat Indonesia menempati urutan pertama di dunia yang paling lama menggunakan gadget atau gawai di dunia pada 2024 dengan durasi penggunaan selama 5,7 jam per hari. Hal ini diketahui dari laporan firma riset data.ai bertajuk “State of Mobile”.

Dari sekian banyak pengguna smartphone di dunia, orang Indonesia berada di posisi pertama kategori pengguna dengan durasi screen time paling tinggi di dunia. Urutan kedua diduduki Jepang dengan durasi 5,5 jam, dan Singapura 5,3 jam. Urutan selanjutnya diikuti Brasil dan India.

Kesehatan Mata: Waspada Digital Eye Strain

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kota Marauke pafikotamarauke.org dan PAFI Mamberamo pafikabmamberamo.org menyebutkan bahwa terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan digital eye strain atau kelelahan mata digital.

Digital Eye Strain atau kelelahan mata digital juga disebut Computer Vision Syndrome merupakan kumpulan gejala yang muncul akibat menatap layar digital terlalu lama, seperti layar komputer, tablet, atau smartphone. Gangguan ini umum terjadi pada pekerja kantoran, pelajar, dan siapa pun yang sering beraktivitas di depan layar.

Gejalanya bisa bervariasi tergantung durasi screen time dan kondisi mata masing-masing. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Mata lelah dan terasa berat. Terasa seperti mata bekerja keras dan sulit untuk fokus.
  • Penglihatan kabur atau buram. Kesulitan melihat dengan jelas setelah lama menatap layar.
  • Mata kering atau berair. Layar membuat mata jarang berkedip, mengurangi kelembapan alami.
  • Sakit kepala, terutama di area dahi. Terutama setelah fokus pada teks atau gambar kecil dalam waktu lama.
  • Nyeri leher dan bahu. Biasanya akibat posisi tubuh yang tidak ergonomis saat menatap layar.
  • Sensitif terhadap cahaya (photophobia). Mata menjadi silau saat melihat cahaya terang setelah screen time panjang.

Untuk mengurangi dampaknya, terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan sejauh 20 kaki (±6 meter) selama 20 detik. Gunakan juga fitur night mode dan atur kecerahan layar sesuai cahaya ruangan.

Postur Tubuh: Ancaman dari Posisi Duduk Salah

Kebiasaan duduk terlalu lama dan postur membungkuk saat menatap layar menyebabkan nyeri leher, bahu, dan punggung bawah. Dalam jangka panjang, bisa berujung pada text neck syndrome. Cegah dengan:

  • Menyesuaikan tinggi layar sejajar pandangan
  • Sering berdiri dan melakukan peregangan setiap 1 jam
  • Menggunakan kursi ergonomis dan meja yang sesuai tinggi

Burnout Digital: Kelelahan Mental karena Media Sosial

Scroll tanpa henti di media sosial sering kali membuat kita kehilangan waktu dan energi. FOMO (Fear of Missing Out), perbandingan sosial, dan notifikasi tanpa henti bisa memicu stres, cemas, bahkan burnout.
Langkah bijak yang bisa dilakukan:

  • Jadwalkan waktu khusus untuk membuka media sosial
  • Aktifkan mode senyap atau nonaktifkan notifikasi aplikasi tertentu
  • Luangkan waktu untuk aktivitas offline: membaca buku, jalan kaki, atau meditasi
  • Kesimpulan

Teknologi adalah alat, bukan penguasa hidup kita. Dengan kesadaran dan pengaturan screen time yang sehat, kita bisa tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan mata, postur tubuh, dan kesehatan mental. Keseimbangan digital adalah kunci gaya hidup sehat di era modern.

Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif. Jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, segera konsultasikan ke tenaga medis atau profesional terkait.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembung Selo Asri

    BRI Kebumen Tanam 450 Bibit Gaharu dan Alpukat di Embung Selo Asri

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.139
    • 0Komentar

    SADANG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 450 bibit pohon terdiri atas 375 gaharu dan 75 alpukat jenis aligator ditanam di kawasan Embung Selo Asri Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Senin 12 September 2022.  Penanaman dilakukan dalam program BRI Menanam yang dilaksanakan oleh BRI Cabang Kebumen. Penanaman dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Kebumen Radiany Catharina bersama Camat […]

  • Gelapkan 4 Unit Motor, Pasangan Kekasih Berurusan dengan Polisi

    Gelapkan 4 Unit Motor, Pasangan Kekasih Berurusan dengan Polisi

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sepasang kekasih harus berurusan dengan Polres Kebumen lantaran diduga melakukan penggelapan kendaraan bermotor. Kapolres Kebumen AKBP Recky saat konferensi pers mengungkapkan, pasangan kekasih tersebut yang yakni Sugiarti (41) warga Desa Dorowati, Kecamatan Klirong, Kebumen dan Paryadi (40) warga Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kebumen. Baca juga: Kasus Pencurian Sepeda Motor di Kecamatan Ayah, Pelaku […]

  • Ecoprint

    Para Istri Karyawan Perhutani KPH Kedu Selatan Berlatih Bikin Ecoprint

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan menggelar pelatihan ecoprint bersama dengan Ikatan Istri-istri Karyawan Perhutani (IIKP), Sabtu  25 Juni 2022. Pelatihan yang berlangsung di kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebumen itu dalam rangka memeriahkan Kebumen International Expo (KIE). Peserta pelatihan terdiri atas para istri karyawan Perhutani KPH Kedu Selatan […]

  • Siksorogo Ring of Lawu

    Siksorogo Ring of Lawu Tarik Ribuan Peserta: Dorong Ekonomi dan Pariwisata Soloraya

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.569
    • 0Komentar

    KARANGANYAR – Sebanyak 2.100 pelari meramaikan event Siksorogo Ring of Lawu yang digelar di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu 27 Juli 2025. Gelaran sport tourism ini tak hanya menjadi ajang olahraga, namun juga berdampak besar terhadap geliat ekonomi daerah dalam rangkaian Soloraya Great Sale 2025. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir dan melepas peserta kategori […]

  • Kasus Narkoba

    Polres Kebumen Ungkap 20 Kasus Narkoba, Ini Berat Sabu yang Disita

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.599
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejak Januari sampai dengan Juli 2022, Sat Resnarkoba Polres Kebumen berhasil mengungkap 20 kasus Narkoba. Dari kasus tersebut Sat Resnarkoba telah mengamankan 25 tersangka. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan total 32,29 gram narkotika jenis sabu dan 672 butir obat terlarang. Baca Juga: Ketua Klub Motor Dibekuk Polisi Karena Narkoba […]

  • Tanah Longsor

    Jalur Alternatif Rowokele-Sempor Longsor, 11 Warga Diungsikan

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.763
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Jalur alternatif penghubung Kecamatan Rowokele dengan Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen longsor menyusul hujan deras yang mengguyur, Minggu 13 Desember 2022. Titik longsor yang terjadi pada pukul 13.50 WIB itu berada di Dukuh Lurakarsa, Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menjelaskan bahwa tidak ada […]

expand_less