Tim Ekspedisi Destana Tsunami Singgah di Kebumen, Ini Misinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 30 Jul 2019
- visibility 3.344
- comment 0 komentar

Kalakhar BPBD Kebumen Drs Eko Widianto memberikan pengarahan. (Foto: Hari SW)
KEBUMEN (KebumenUpdate) – Tim Ekspedisi Desa Tanggap Bencana (Destana) Tsunami, Selasa-Rabu (30-31/7/2019) ini singgah di Kabupaten Kebumen. Berbagai acara akan digelar dalam kegiatan yang memiliki misi untuk memberikan pendidikan bencana tsunami kepada warga di pesisir selatan tersebut.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dimulai dari Banyuwangi, Jawa Timur pada 12 Juli 2019. Tim menyusuri pantai selatan pulau Jawa hingga akan berakhir di Serang, Banten pada 17 Agustus 2019.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen Eko Widianto mengatakan, target kegiatan itu adalah desa-desa yang berada di daerah rawan tsunami selatan Jawa. Yakni sebanyak 584 desa dan kelurahan, 149 kecamatan, 29 titik di 24 kabupaten/kota, di lima provinsi.
“Kebumen istimewa karena terdapat dua titik yang akan disinggahi tim ekspedisi yakni di Lapangan Ambalresmi, Kecamatan Ambal dan Kecamatan Puring,” ujar Eko Widianto.
Baca Juga: Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Bagaimana Nasib Pengunjung dan Pedagang?
Dijadwalkan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Gubernur Jateng Ganjar Pronowo dijadwalkan akan hadir dalam acara Sarasehan di Lapangan Ambalresmi.
Lebih lanjut, Eko Widianto menuturkan bahwa Kebumen memiliki garis pantai sepanjang 51 kilometer. Ada sebanyak 32 desa di sembilan kecamatan yang berisiko terdampak bencana tsunami. BPBD Kebumen telah membentuk destana tsunami di desa-desa yang paling rawan. Selain itu, jalur evakuasi tsunami juga telah dipasang di wilayah pesisir.
“Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan guna mengantisipasi jika terjadi tsunami korban jiwa dapat ditekan,” ujar Eko. (hri)







Saat ini belum ada komentar