Nikmati Suasana Pedesaan dengan Hamparan Sawah Terasering di Saung Maron Banyu
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 7 Des 2022
- visibility 3.328
- comment 0 komentar

Menurut salah satu penjual yang enggan disebutkan namanya, bahwa Saung Maron Banyu sudah dibangun sejak 2019 atau sebelum pandemi datang.
“Banyak warga yang datang ke sini untuk beristirahat sambil melihat pemandangan, kebanyakan dari desa atau kecamatan lain di Kebumen. Biasanya mereka mengejar sunset atau sunrise,” ujar penjual makanan di Saung Maron Banyu, Selasa 6 Desember 2022.

Deretan saung dengan saluran irigasi dan sawah. (Foto: Hari)
Harga Makanan Cukup Bersahabat
Saung Maron Banyu dapat dikatakan tempat singgah atau beristirahat sejenak setelah beraktivitas ataupun bepergian. Tidak ada tiket masuk ataupun parkir di sini. Harga makanan atau minuman yang dijual juga sangat murah.
Misalnya untuk tempe mendoan dihargai 2000 rupiah/potong dan kopi 3000 rupiah/gelas. Masih cukup murah untuk sekadar mengisi perut sambil menikmati pemandangan.
Dari lokasi ini, pengunjung atau wisatawan dapat melihat barisan bukit karst Gombong Selatan di sisi selatan. Selain itu, terlihat pula pergerakan kendaraan yang sedang melintas di Jalan Kretek-Giyanti dari kejauhan.







Saat ini belum ada komentar