Hutan Pinus di Kebumen Dilengkapi Kolam Renang, Begini Penampakannya

  • Whatsapp
Kolam renang di Bukit Comal, Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam. (Foto: Padmo)

BERENANG di kolam renang hotel mungkin sudah terlalu mainstream.Tetapi berenang di kolam yang berada di kawasan hutan pinus, itu mungkin sesuatu yang sangat istimewa.

Ya, jika kalian ingin berenang sembari menikmati asrinya pepohonan di kawasan hutan pinus, kalian bisa berkunjung ke objek wisata rintisan Bukit Comal yang berada di Dusun Kedondong, Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam, Kebumen.

Berita Lainnya

Dua Kolam Memanfaatkan Aliran Air Terjun
Sejumlah anak bermain di kolam khusus anak. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Objek wisata rintisan ini telah dibangun dua kolam renang untuk anak-anak dan orang dewasa. Kolam untuk dewasa berukuran 8 x 15 meter dengan kedalaman 1-1,5 meter sudah selesai dibangun. Air kolam memanfaatkan aliran dari air terjun yang cukup jernih.

Objek wisata ini sebenarnya pernah diresmikan oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz pada 15 April 2019 dengan nama Curug Kedondong. Namun dengan alasan tertentu, objek wisata tersebut direbranding dengan nama baru yakni Objek Wisata Bukit Comal.

Peresmian Bukti Comal dilakukan oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Selasa 28 Januari 2020. Peresmian itu ditandai dengan pelepasan balon dan pemotongan tumpeng nasi mogana. Turut mendampingi Kepala Disporawisata Azam Fathoni, Camat Karanggayam Drajat Triwibowo, Sekretaris Bappenda Wahyu Siswanti, dan Kepala Desa Gunungsari Sukarjo.

Alamnya Natural dan Udaranya Sejuk Jadi Daya Tarik
Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto meninjau lolam renang. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengatakan dirinya sudah dua kali mengunjungi lokasi tersebut. Menurut dia, wisata Bukit Comal memiliki karakteristik tersendiri. Alamnya yang masih natural dan udaranya masih sejuk menjadi daya tarik bagi pengunjung.

“Apalagi dengan ditambah kolam renang akan menambah daya tarik. Apalagi air untuk kolam renang PH-nya mencapai 7. Ini kekayaan yang harus dikembangkan,”ujarnya mengajak masyarakat berkunjung ke objek wisata tersebut.

Pemdes Anggarkan untuk Sarana dan Prasarana Pendukung
Wakil Bupati Kebumen mengunjungi Bukit Comal. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Kepala Desa Gunungsari Sukarjo menyampaikan, pengembangan objek wisata rintisan itu atas kerjasama antara Pemerintah Desa Gunungsari dengan Perhutani selaku pemilik lahan. Sebagai upaya pengembangan pihaknya telah menganggarkan untuk sarana dan prasarana pendukung melalui dana desa mengingat akses menuju lokasi masih perlu perbaikan.

“Kami anggarkan dari dana desa sekitar Rp 80 juta. Tahun berikutnya juga akan kita berikan pos anggaran,” kata Sukarjo.

Bukit Comal Juga Tawarkan Curug dan Sunrise yang Istimewa
Suasana objek wisata rintisan Bukit Comal. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Curug Comal yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter ini menawarkan indahnya air terjun yang berpadu deretan pohon pinus. Selain curug, puncak Bukit Comal juga menawarkan sunrise yang istimewa.

“Melihat ke arah timur kita bisa melihat Gunung Sindoro Sumbing, sementara melihat ke arah barat bisa melihat Gunung Slamet,” ujarnya. (ndo)

 

Berita Terkait