Jemur Adventure Park, Wisata Alam yang Mengusung Konsep Adventure Outbond
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 14 Mar 2022
- visibility 4.985
- comment 0 komentar

Wahana flying fox yang ada di Jemur Adventure Park. (Foto: Hari Satria)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jemur Adventure Park (JAP) adalah objek wisata alam yang mengusung konsep adventure outbond dan dikelola oleh BumDes Jemur Kecamatan Kebumen. Diresmikan pada tahun 2014 oleh Buyar Winarso yang menjabat sebagai Bupati Kebumen pada saat itu.
Terdapat banyak pilihan wahana permainan di sini. Mulai dari ice breaking, fun games, flying fox, tree track, sepeda gantung, sliding rope, pelana kuda, juga panjat dan turun tebing. Selain itu, fasilitas yang tersedia di sini juga cukup lengkap. Seperti kantin, mushola, aula, gazebo, dan toilet.
Menurut keterangan Yanto salah satu pengelola JAP, pengunjung tidak hanya dari masyarakat Kebumen, namun juga dari kabupaten lain seperti Banjarnegara, Cilacap, dan Purworejo. Sementara menurut ketua Bumdes Jemur Khabib Soleh, saat awal pandemi lokasi ini mati total. Namun perlahan mulai merintis kembali dengan melakukan perbaikan beberapa fasilitas yang sudah rusak. “Pada awal berdirinya mampu menyumbang pendapatan ke desa kurang lebih sebanyak Rp 180 juta per tahun,” tambah Khabib.

SD N 3 Kutowinangun berfoto bersama di depan wahana panjat tebing. (Foto: Hari Satria)
Jeda Semester, SDN 3 Kutowinangun Kunjungi JAP
Siswa-siswi dan guru dari SD Negeri 3 Kutowinangun mengunjungi Jemur Adventure Park (JAP) pada Senin 14 Maret 2022. Sejak pukul 8.00 wib peserta yang terdiri dari siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 sudah mulai datang di lokasi.
Kepala SD Negeri 3 Kutowinangun Lily Herliawati SPd yang ikut mendampingi siswa-siswinya menyampaikan bahwa kunjungan ini dalam rangka mengisi jeda semester. Sementara jumlah siswa yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 120an anak.

Sesi ice breaking di aula JAP. (Foto: Hari Satria)
Berkumpul di aula, peserta yang masih anak-anak ini sangat antusias ketika pihak pengelola mengawali kegiatan dengan ice breaking. Gelak tawa dan teriakan peserta nyaring terdengar. Apalagi jika ada beberapa teman dari mereka yang melakukan kesalahan lantas mendapatkan hukuman.
Kurang lebih selama 30 menit mengikuti ice breaking, peserta lalu dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama melanjutkan kegiatan dengan permainan high rope, sementara kelompok kedua diisi fun games oleh pengelola.
Dari pengamatan di lokasi, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, baik saat sesi ice breaking, high rope, maupun fun games. Tidak salah jika banyak sekolah yang mengunjungi tempat ini untuk mengisi kegiatan bagi siswa-siswinya dalam rangka edukasi, pendidikan karakter, refreshing, melatih mental ataupun memacu adrenalin. Tentunya dengan dipandu dan diawasi oleh pengelola setempat.








Saat ini belum ada komentar