Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Catatan Perjalanan, Wisata Tiga Hari Dua Malam di Bandung

Catatan Perjalanan, Wisata Tiga Hari Dua Malam di Bandung

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
  • visibility 4.976
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Lokasi wisata pertama yang kami tuju yakni Kawah Putih yang kian bersolek dan dilengkapi spot-spot baru. Kemudian, Wisata Rengganis yang kini viral dengan jembatan rengganis-nya yang konon katanya menjadi jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara.

Di wisata rengganis kami memilih paket wisata VIP. Untuk empat orang kami membayar Rp 400.000. Jadi gak perlu lagi bayar untuk masuk ke beberapa lokasi wisata. Di sini kami pun menikmati makan siang di atas Pinisi Resto yang berada kawasan Glamping Lakeside Rancabali.

Sayangnya, meski masakan enak, tapi karena nasi dan masakan dalam keadaan dingin (konsep prasmanan), selera makan kami pun tidak begitu besar.

Di lokasi tersebut, kami juga menjajal dan mengunjungi spot wisata lain, mulai dari Taman Kelinci hingga Galesot yang membuat saya harus berteriak kencang karena butuh keahlian khusus untuk menaiki kendaraan kecil sejenis bombom car dengan tenaga gravitasi itu.

Baca Juga: Siap Sambut Wisatawan, Hutan Mangrove Ayah Dibuka Kembali

Spot wisata terakhir kami mengunjungi Jembatan Rengganis atau Rengganis Suspension Bridge, sebuah jembatan gantung panjang yang membuat saya terus menerus menyebut Asma Allah. Antara takut dan kagum.
Berada di ketinggian, di atas jembatan bergoyang. Pemandangan yang luar biasa indah serta tantangan untuk menguji keberanian diri sendiri untuk melati jembatan membuat nyali saya tertantang.

Alhamdulillah, saya bisa mengatasi ketakutan saya. Saya berhasil melewati jembatan hingga ujung, bahkan sampai kembali ke awal. Dari atas jembatan kita bisa melihat pemandangan lama yang indah termasuk Kawah Rengganis.

Di akhir wisata Jembatan Rengganis kami mendapatkan welcome drink gratis di sebuah resto indah yang berada satu lokasi, dekat dengan jembatan gantung. Aneka makanan berat dan kudapan ringan yang berkonsep angkringan namun elegan, tersedia.

Wisata kami sehari di Ciwidey berakhir pukul 17.00. Kami pun mampir ke Resto Sunda di sekitaran Jalan Riau (sekarang Jalan RE Marthadinata) sampai kemudian kembali ke hotel.

Tidak Puas Mengunjungi Paris Van Java
Wisata Bandung

Jembatan Rengganis. (Foto: Dok. Dian PD)

Tempat kami menginap di malam kedua di Bandung sengaja kami pilih di sekitaran Jalan Riau. Dalam bayangan saya, ini akan memudahkan kami untuk menikmati surga belanja aneka macam FO (factory outlet) yang terpusat di Jalan Riau.

Nyatanya, semua sudah berubah. Pagi hari ketika kami menyempatkan keluar ternyata ada banyak FO besar yang seingat saya cukup bagus, ternyata tutup. Berganti menjadi resto dan sebagian lagi menjadi bangunan kosong. Dampak pandemic juga? Bisa jadi.

Kami menyempatkan juga untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan yang lagi ngehits di Bandung, yakni Paris Van Java (PVJ). Aduhaaai, di sini luar biasaaa lengkaaap. Sagala aya! Alias segala ada. Mau cari brand-brand terkenal tersedia di Mall yang dirancang dengan nuansa open air yang alami dengan konsep bangunan ala eropa.

Sayangnya kami tak puas di PVJ karena tak cukup punya banyak waktu berlama-lama di sini. Kami harus bersiap-siap untuk ke stasiun karena kereta yang akan membawa kami kembali ke Kebumen tiba pukul 18.40 WIB. KA Turangga Eksekutif pun membawa kami kembali ke Kebumen setelah hampir 5,5 jam perjalanan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Agung Semarang

    Masjid Agung Kauman Semarang, Sejarah dan Desain Arsitekturnya

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.536
    • 0Komentar

    Bentuk atap terdapat mustoko seperti Masjid Agung Demak yang menyiratkan bangunan gaya Majapahit sehingga pengaruh jawa sangat kuat dalam mempengaruhi gaya arsitektur pada masjid. Begitu pula beberapa pintu utama dan beberapa pintu masuk jamaah lebih tinggi dan lebar. Pintu dan jendelanya cukup besar sehingga jamaah bisa keluar masuk dengan leluasa tanpa perlu mendorong, udara di […]

  • DPRD Kebumen Paparkan Progres Raperda, Salah Satunya Tentang Geopark

    DPRD Kebumen Paparkan Progres Raperda, Salah Satunya Tentang Geopark

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.579
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen memaparkan perubahan alat kelengkapannya serta progres beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada awak media pada Senin 4 April 2022. Bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Kebumen, Yudi Atmaka SH MSi selaku Pejabat Fungsional Pranata Humas membuka acara yang dimulai pukul 13.00 wib. Acara diawali dengan paparan dari Ketua […]

  • APBD Perubahan Kebumen 2025 Disepakati Rp3,18 T, Anggaran Pendidikan dan Infrastruktur jadi Prioritas Utama

    APBD Perubahan Kebumen 2025 Disepakati Rp3,18 T, Anggaran Pendidikan dan Infrastruktur jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kebumen pada Jumat malam, 20 Juni 2025, menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan ini membuka jalan bagi optimalisasi anggaran demi mewujudkan visi misi daerah menuju Kebumen Berdaya, Beriman Maju Sejahtera dan Berbudaya. Rapat paripurna yang […]

  • Selama KIE 2023, PKL Alun-alun Kebumen Tempati Jalan Soekarno Hatta

    Selama KIE 2023, PKL Alun-alun Kebumen Tempati Jalan Soekarno Hatta

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.062
    • 0Komentar

    Dengan adanya KIE, pihaknya berharap bisa meningkatkan pendapatan PKL seperti tahun lalu. Jumlah anggota PKL alun-alun sendiri ada 150 orang. Pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang membuat kegiatan besar yang bisa mengundang banyak orang datang ke Kebumen. “Insya Allah KIE bisa mendatangkan keberkahan untuk kita semua,” tandasnya.

  • Lokakarya Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9 Tampilkan Potensi Kebumen, Termasuk Geopark

    Lokakarya Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9 Tampilkan Potensi Kebumen, Termasuk Geopark

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.968
    • 0Komentar

    “Kabupaten lain itu ada yang baru sampai angkatan kedua dan ketiga, kita sudah kesembilan. Jadi kita di Jawa Tengah termasuk yang paling banyak tingkat kelulusannya,” terang Seno yang juga mengajar di SMPN 2 Rowokele. Lokakarya CGP ini diikuti dari semua tingkatan sekolah dari TK sampai SMA/SMK. Guru yang mengikuti CGP bukan hanya dari guru PNS, […]

  • Tingkat Konsumsi Ikan di Kebumen Rendah, KKP Dorong Masyarakat Gemar Makan Ikan

    Tingkat Konsumsi Ikan di Kebumen Rendah, KKP Dorong Masyarakat Gemar Makan Ikan

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.648
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan terus mendorong masyarakat untuk gemar memakan ikan. Pasalnya, ikan memiliki kandungan omega 3 yang dapat meningkatkan kecerdasan dan sekaligus mengurangi stunting. Hal itu disampaikan oleh Direktur Pemasaran Kelautan dan Pangan Mahmud SP MSc saat Safari Gerakan Masyarakat Makan […]

expand_less