Catatan Perjalanan, Wisata Tiga Hari Dua Malam di Bandung
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 19 Okt 2022
- visibility 4.749
- comment 0 komentar

Kawah Putih. (Foto: Dok. Dian PD)
Berbagai persiapan saya lakukan. Sepuluh hari menjelang liburan saya sudah memesan tiket kereta PP, booking hotel, rental mobil, dan mulai mencari info wisata dan kuliner Bandung yang saat ini viral. Hehe, maklumlah, kalau viral biasanya kan memang dipastikan enak.
Seru banget, loh nyiapin ini semua! Ada sensasi luar biasa ketika mempersiapkan untuk liburan. Secara gak langsung bikin semangat kerja semakin meningkat. Maka, berangkatlah kami sekeluarga di hari yang kami tentukan.
Baca Juga: Pacu Adrenaline dengan Naik Banana Boat di Jembangan Wisata Alam
Kami berangkat menggunakan Kereta Api Lodaya pagi dari Stasiun Kebumen. Kami memang sengaja memilih perjalanan pagi, supaya bisa menikmati indahnya pemandangan menuju ‘bumi parahiyangan’ dari gerbong kereta.
Benar saja, saya, suami dan anak-anak gak berhenti berdecak kagum melihat pemandangan sepanjang perjalanan setelah melewati Stasiun Rancaekek.
Setelah menempuh perjalanan selama sekitar 6,5 jam, sampailah kami sekeluarga di Stasiun Hall. Ya, Stasiun Bandung juga dikenal dengan nama itu.
Ada yang Berubah di Kota Bandung

Berpose di Stasiun Bandung. (Foto: Dok. Dian PD)
Turun dari kereta, “Wow!” Kata-kata ini gak berhenti keluar dari mulut saya. Banyak banget kemajuan Kota Bandung setelah sekitar lima tahunan lebih saya tidak berkunjung ke kota ini. Perubahan itu pun langsung bisa dilihat dari perubahan Stasiun Bandung. Lebih apik! Lengkap, deh!
Penumpang yang turun dari kereta akan diarahkan menuju pintu keluar Stasiun. Melewati sky bridge atau jembatan layang yang berada di koridor dalam stasiun. Kita gak perlu ngos-ngosan berjalan sembari membawa barang bawaan. Karena jembatan yang dilewati khusus penumpang itu merupakan eskalator.








Saat ini belum ada komentar