Dukung Smart Village di Kebumen, UNS Kembangkan Aplikasi SIK Smart Berbasis Android
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 30 Jun 2022
- visibility 2.968
- comment 0 komentar

Tim peneliti UNS foto bersama Sekdin Kominfo dan PMD Kebumen usai FGD. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim Peneliti Research Group Office and Business Administration Program Studi D3 Manajemen Administrasi, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret menindaklanjuti pengembangan aplikasi kearsipan berbasis Android SIK Smart. Tindak lanjut ini guna mendukung inovasi pembangunan Smart Village di Kebumen.
Hal tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Uji Pelaksanaan Lapangan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan-Smart Village (SIK Smart) berbasis Android di Mexolie Hotel Kebumen, baru-baru ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Kepala Desa Kabupaten Kebumen dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
BACA JUGA: Grup Riset PGSD Kebumen Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dwi Suliyanto SSos MSi mengatakan bahwa Disarpus sangat mendukung adanya SIK Smart ini karena memang kebutuhan saat ini, khususnya dalam bidang kearsipan. Aplikasi kearsipan berbasis Android ini termasuk menerapkan literasi dasar yang seharusnya dipelajari, yakni literasi baca/tulis, literasi teknologi, dan literasi budaya.
“Kearsipan di desa setidaknya bisa dilakukan pencarian dengan mudah dan terpelihara dengan baik karena kita tidak tahu kondisi yang akan mendatang seperti apa. Arsip adalah kunci untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan,” katanya.
Peran Kearsipan Wujudkan Smart Village
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dra Farita Listiyati MSi menyampaikan dukungan untuk SIK Smart. Karena dalam mewujudkan smart village terdapat peran kearsipan agar semua dapat berkolaborasi dan saling mendukung antar pihak sehingga dapat berkembang lebih baik lagi. Pada era sekarang juga dibutuhkan digitalisasi, khususnya bidang kearsipan.








Saat ini belum ada komentar