Update
light_mode
Beranda » Opini » Perahu Wisata Terbalik di Boyolali, Warning Bagi Pelaku Wisata Air di Kebumen

Perahu Wisata Terbalik di Boyolali, Warning Bagi Pelaku Wisata Air di Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
  • visibility 12.954
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABAR duka dari Kabupaten Boyolali. Sebuah perahu wisata di Lokasi Waduk Gedung Ombo di wilayah Kecamatan Kemusuk, Kabupaten Boyolali terbalik, Sabtu 15 Mei 2021.

Dari rilis Polda Jateng, perahu wisata yang terguling itu berjumlah 20 orang penumpang. Sebanyak 11 orang selamat dan sembilan orang tenggelam. Kesembilan orang penumpang dilakukan pencarian oleh jajaran Tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas, TNI dan Polri.

1. Perahu Diduga Kelebihan Muatan

Dalam perkembangannya, Tim SAR gabungan menemukan enam orang korban di dalam air dalam keadaan meninggal. Pencarian korban tiga orang yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Para penumpang perahu wisata tersebut, setelah berputar putar kemudian mereka kembali, lalu berselfi foto di atas perahu. Karena diduga muatan terlalu banyak, akhirnya perahu itu terbalik. Semua penumpang tercebur ke dalam air.

2. Bersenang-senang Abaikan Keselamatan

Wisata yang berakhir duka di objek wisata air ini tentunya bisa menimpa tidak hanya di Boyolali. Wisatawan yang terlalu bersenang-senang seringkali abai terhadap keselamatan jiwa. Pengelola maupun operator yang seringkali menyepelekan standar operasional prosedur (SOP) membuat tempat wisata banyak memakan korban jiwa.

Kabupaten Kebumen memiliki banyak objek wisata air. Baik yang dikelola oleh Pemkab Kebumen melalui Disporawisata maupun yang dikelola swasta. Sebut saja, Waduk Wadaslintang, Waduk Sempor, Pantai Logending, Jembangan Wisata Alam. Belum lagi sekarang ini muncul wisata air yang memanfaatkan aliran sungai seperti Sungai Luk Ulo, Sungai Telomoyo, Sungai Wawar, maupun Sungai Bodo.

3. Wisatawan Ogah Memakai Pelampung

Dari pengalaman selama ini, sering kali perahu tidak dilengkapi dengan pelampung yang memadai. Kalau pun ada pelampung tidak mencukupi seluruh penumpang. Bahkan seringkali pelampung hanya teronggok karena para wisatawan ogah memakai pelampung.

Semestinya operator harus tegas, dengan mewajibkan seluruh penumpang untuk memakai pelampung. Jika tidak perahu tidak bisa diberangkatkan. Dengan penyampaian yang simpatik, tentu para wisawatan akan tetap waspada dan tidak terlena.

Operator semestinya harus menyampaikan apa yang harus dilakukan oleh penumpang jika terjadi keadaan darurat. Kepanikan wisatawan, apalagi yang tidak bisa berenang akan menimbulkan korban jiwa semakin banyak.

4. Masalah Perahu Tua dan Kelebihan Muatan

Perahu yang kelebihan kapasitas penumpang menjadi persoalan lain. Perahu yang semestinya hanya muat untuk 10 orang, dipaksa untuk mengangkut 20 orang. Overload penumpang menjadi persoalan laten yang sampai saat ini masih terjadi.

Belum lagi perahu yang usianya sudah tua penuh dengan tambalan sana sini sebenarnya sudah tidak layak digunakan tetapi masih dipaksa untuk mengangkut wisatawan. Masih banyak lagi yang perlu dibenahi untuk menghindari tragedi yang terjadi di Boyolali terulang lagi.

5. Warning Bagi Pelaku Wisata di Kebumen

Apalagi Minggu 15 Mei 2021 seluruh objek wisata di Kabupaten Kebumen akan dibuka kembali setelah tutup selama tiga hari Lebaran. Tentu musibah di Boyolali menjadi warning bagi pelaku wisata utamanya wisata air di Kebumen. Bukan berarti wisata lain tidak memiliki risiko keamanan?

Pemkab Kebumen sebagai pemegang kebijakan, pengelola objek wisata, operator wahana, hingga wisatawan memiliki peran masing-masing agar keceriaan berwisata tidak berakhir dengan duka cita.

Selamat Berwisata, ingat bahwa tak ada kesenangan seharga nyawa!!!

 

 

 

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengukir Sejarah di Tahun Kesembilan: SMARTWEEK 9.0 Sukses Digelar

    Mengukir Sejarah di Tahun Kesembilan: SMARTWEEK 9.0 Sukses Digelar

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 987
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMA PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Kebumen sukses menggelar acara tahunan mereka, SMARTWEEK 9.0. Mengusung tema SPORTIVA (Sportivity Revolutionizing Outstanding Potential In Valuable) yang berarti “Sportivitas Merevolusi Potensi Luar Biasa pada Remaja yang Berharga”, acara ini telah […]

  • Tarhim Forkopimda di Polres Kebumen: Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Ramadan 1447 H

    Tarhim Forkopimda di Polres Kebumen: Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Ramadan 1447 H

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 413
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Agenda Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) Forkopimda putaran kedua tingkat Kabupaten Kebumen sukses digelar di Gedung Tri Brata Polres Kebumen pada Senin malam, 23 Februari 2026. Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani beserta jajaran Forkopimda, Asisten Sekda, Staf Ahli, dan para Pimpinan OPD. Hadir pula Wakapolres Kebumen bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Kebumen, Kepala […]

  • Keberadaan Ruang Publik di Kebumen: Dari Aktivitas Olahraga Hingga Quality Time

    Keberadaan Ruang Publik di Kebumen: Dari Aktivitas Olahraga Hingga Quality Time

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.202
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Keberadaan ruang publik di Kebumen terus tumbuh dengan pembangunan tata kota mulai dari pedestrian, kawasan Moro Soetta, Alun-alun Pancasila, Jalan Mayjend Soetoyo, dan tidak ketinggalan Hutan Kota Wanamukti sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Saat pagi dan sore hari banyak masyarakat yang memanfaatkan ruang publik maupun Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut untuk menikmati […]

  • Pria Ini Curi TV, Kulkas dan Magicom di Rumah Tetangganya, Motifnya Bikin Tepuk Jidat

    Pria Ini Curi TV, Kulkas dan Magicom di Rumah Tetangganya, Motifnya Bikin Tepuk Jidat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 33.045
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Seorang warga Dukuh Kedawung, Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen nekat mencuri perabot rumah tangga di rumah tetangganya. Yang bikin tepuk jidat, tersangka berdalih barang-barang curian itu diberikan kepada perempuan tetangganya karena merasa iba. Pria bernama Heriyanto (39) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas mencuri di rumah Ahmad Suwandi juga warga […]

  • Gelombang Pasang

    Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Rusak Warung dan Motor di Pantai Suwuk

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.997
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gelombang pasang melanda pantai selatan jawa termasuk perairan Kebumen, Minggu 1 Agustus 2021. Salah satu lokasi yang paling terdampak adalah objek wisata Pantai Suwuk di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen. Gelombang pasang sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun Minggu pagi merupakan paling tinggi. Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Gempa Bumi

    Ini Daftar Kerusakan Akibat Gempa Bumi Bantul di Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.183
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen melaporkan dampak gempa bumi berkekuatan 6,0 yang berpusat di barat daya Bantul, DIY. Getaran gempa bumi terasa di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen dengan skala III-IV MMI. Baca Juga: Dampak Gempa Bumi di Kebumen, Rumah Hingga Tobong Genteng Ambruk Adapun kerusakan dampak gempa jaringan listrik PLN di beberapa […]

expand_less