Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Butuh Maestro

Kebumen Butuh Maestro

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
  • visibility 1.997
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Interaksi para pelatih tari lokal dengan Denny Malik, sejak proses perencanaan, latihan hingga pengelolaan pagelaran pastilah akan memberikan banyak ilmu dan pengalaman. Selepas KIE nanti dapat dipastikan dunia tari Kebumen akan semakin diperkaya oleh pengalaman-pengalaman baru.

Tentu proses ini menyaratkan adanya kerendahan hati dan kemauan belajar para pelaku lokal. Dunia tari dan seni pertunjukan di Kebumen yang mungkin selama ini dipandang baik-baik saja dengan kualitas yang tidak mengecewakan, tiba-tiba dipaksa melihat keluar dan mesti mengakui masih begitu banyak hal yang bisa ditingkatkan, masih ada banyak lapisan langit yang mesti diraih.

Artist-in-Residence

Dalam dunia pemajuan seni budaya, ada program yang disebut dengan artist in residence. Ini adalah sebuah program mendatangkan seorang pelaku seni budaya (artist = seniman) berkualitas ke suatu daerah dan tinggal untuk waktu tertentu. Di sana sang seniman diwajibkan untuk berkarya dan berinteraksi dengan seniman lokal. Hasil akhir dari program ini adalah terwujudnya karya bersama sang maestro bersama seniman lokal, yang dalam prosesnya tentu terjadi pertukaran ilmu dan wawasan.

Program ini biasanya didanai oleh yayasan, lembaga donor atau pemerintah pengundang. Jika kita menelusuri dunia maya, akan mudah dijumpai berbagai tawaran residensi artist, bahkan juga bagi seniman Indonesia yang berminat untuk belajar dan berkarya di pusat-pusat kebudayaan dunia.

Sebagai sebuah kabupaten yang tengah gencar mengolah potensi-potensi tak bendanya, utamanya energi kreatif warga, sudah selayaknya Pemkab Kebumen dan komunitas kreatif berpikir untuk melaksanakan program ini. Dalam konteks kolaborasi antar-institusi, Pemerintah Kabupaten (i.e Dinas Kebudayaan) harus mulai menempatkan pembentukan jejaring sebagai prioritasnya. Ritme kerja yang larut dalam ‘hiruk pikuk’ mesti bisa diubah menjadi lebih tertata, kolaboratif dan memiliki dampak berkelanjutan.

Bagaimana Maestro Lokal

Ada satu pepatah lama “seorang nabi tak pernah dihormati di kampung halamannya”. Begitu juga mungkin nasib para maestro di lingkungan lokalnya. Karena itulah jadi kewajiban kita bersama untuk menciptakan ruang-ruang karya bagi maestro lokal kita sembari mendorong untuk terus meningkatkan kualitas karyanya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlangsung Empat Hari, Diklatsar KSR PMI Kebumen Diikuti 42 Peserta

    Berlangsung Empat Hari, Diklatsar KSR PMI Kebumen Diikuti 42 Peserta

    • calendar_month Sel, 21 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 936
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) Unit Markas, Selasa 21 November 2023. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama empat hari ini diikuti 42 peserta dengan rincian 20 peserta laki-laki dan 22 perempuan. Selain itu, diklatsar juga diikuti peserta dari unsur mahasiswa dan masyarakat umum. […]

  • Ini Hadiah Bagi Para Pelanggan PDAM Kebumen yang Disiplin Bayar Tagihan Air

    Ini Hadiah Bagi Para Pelanggan PDAM Kebumen yang Disiplin Bayar Tagihan Air

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.783
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen menggelar undian Program Inovasi Mbakyu Sarinem, “Mbayar Banyu Sakdurunge Tanggal Enem” di kantor PDAM Kebumen, Kamis 24 Januari 2020. Berbagai hadiah seperti kulkas, mesin cuci, Led TV, kompor gas diberikan kepada para pelanggan terpilih yang beruntung. Mereka adalah pelanggan yang membayar tagihan air sebelum tanggal enam dan […]

  • Mageri Segoro Kebumen Tanam 36.080 Bakau, Gubernur Minta Pelajar Bergerak ke Pesisir

    Mageri Segoro Kebumen Tanam 36.080 Bakau, Gubernur Minta Pelajar Bergerak ke Pesisir

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 647
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Dengan garis pantai membentang sepanjang 57 kilometer, Kabupaten Kebumen memiliki kepentingan dalam menjaga ekosistem lautnya. Karena itu, Kebumen turut serta secara serentak dalam gerakan konservasi bertajuk Mageri Segoro, yakni program penanaman jutaan pohon bakau (mangrove) yang bertujuan melindungi kawasan pantai dari ancaman abrasi. Adapun kegiatan Mageri Segoro merupakan program yang diinisiasi oleh […]

  • Berikut Kronologi Mobil yang Dirusak Sekelompok Warga di Jalan Pansela Puring

    Berikut Kronologi Mobil yang Dirusak Sekelompok Warga di Jalan Pansela Puring

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Viral di media sosial sekelompok massa merusak sebuah kendaraan mobil Honda Jazz warna silver Nopol D 1619 SAD (setelah dilakukan pengecekan, nopol yang sesuai adalah T 334 NI). Dalam video tersebut, massa mengepung mobil dan merusaknya. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasatlantas AKP Koyim Maturrohman mengungkapkan, video tersebut terjadi di wilayah Kebumen, […]

  • Senyap di Aspal Jalur Selatan: Catatan Perjalanan Indomobil Emotor Adora Solo-Kebumen

    Senyap di Aspal Jalur Selatan: Catatan Perjalanan Indomobil Emotor Adora Solo-Kebumen

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 539
    • 0Komentar

    KEINGINAN untuk beralih ke kendaraan listrik sebenarnya sudah lama mengendap. Sejak akhir tahun lalu, layar ponsel saya kerap dipenuhi diskusi hangat di forum komunitas motor listrik. Pilihan pun jatuh pada unit Indomobil. Setelah sempat gagal meminang tipe Tyranno karena kendala wilayah pembiayaan, semesta akhirnya mempertemukan saya dengan Indomobil Emotor Adora. Statusnya bukan unit baru gres, […]

  • Meninggal Dunia

    Usai Antar Anak Warga Semali Meninggal di Jalan, Begini Kronologinya

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Seorang laki-laki yang dilaporkan meninggal dunia di Jalan Potongan, Desa Semanding, Kecamatan Gombong, Sabtu 23 Januari 2021. Korban diketahui bernama Sarijo (57) warga Desa Semali, Kecamatan Sempor diketahui meninggal mendadak saat berkendara. Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 wib di depan sebuah bengkel sepeda motor. Setelah mendapat laporan warga, […]

expand_less