Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kesepian di Keramaian: Fenomena Anak Muda yang Terlihat Bahagia Tapi Hampa

Kesepian di Keramaian: Fenomena Anak Muda yang Terlihat Bahagia Tapi Hampa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Di media sosial, mereka tertawa, nongkrong, pamer pencapaian. Tapi di balik layar, banyak anak muda yang menyimpan perasaan sepi, bahkan saat dikelilingi orang. Fenomena ini disebut loneliness in the crowd—merasa sendirian di tengah keramaian.

Kesepian bukan berarti tak punya teman. Justru banyak yang merasa hampa walau punya banyak interaksi sosial. Ini bukan hal sepele. Riset dari Harvard University menyebutkan bahwa rasa kesepian yang kronis bisa berdampak langsung pada kesehatan mental, termasuk meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan bahkan penurunan fungsi kognitif.

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Dara pafidara.org  merujuk Journal of Social and Clinical Psychology (2018) menyebutkan, anak muda yang menghabiskan lebih dari dua jam sehari di media sosial lebih rentan mengalami perasaan kesepian.

Pasalnya, mereka lebih sering membandingkan hidup dengan orang lain, merasa tidak cukup, dan kehilangan kedekatan nyata dalam relasi sehari-hari.

Beberapa tanda kamu mungkin sedang mengalaminya:

  • Merasa tidak dipahami, bahkan oleh orang terdekat.
  • Tidak punya tempat aman untuk bercerita secara jujur.
  • Merasa “kosong” meskipun punya jadwal padat.
  • Hubungan terasa dangkal, hanya sebatas basa-basi.

Kenapa Bisa Merasa Sendiri di Tengah Ramai?

  • Kurangnya Koneksi yang Bermakna: Kita bisa aja dikelilingi banyak orang, tapi kalau interaksinya cuma basa-basi atau nggak ada obrolan yang mendalam, ya tetep aja berasa sendiri. Kayak cuma numpang lewat aja gitu.
  • Perasaan Tidak Dipahami: Kadang, meski ada teman atau kenalan, kita ngerasa nggak ada yang bener-bener ngertiin apa yang kita rasain atau pikirin. Ini bisa bikin jarak emosional meskipun lagi bareng-bareng.
  • Fokus ke Diri Sendiri: Di tengah keramaian, apalagi kalau lagi nggak kenal banyak orang, kita jadi lebih fokus ke diri sendiri. Pikiran-pikiran pribadi, kekhawatiran, atau bahkan insecurity bisa bikin kita ‘menutup diri’ dari interaksi.
  • Perbandingan Sosial: Liat orang lain ketawa-ketiwi bareng temen-temennya kadang malah bikin kita makin ngerasa sendiri, apalagi kalau kita lagi nggak punya support system yang kuat saat itu.
  • Pengaruh Media Sosial: Ironisnya, sering mantengin sosmed di tengah keramaian juga bisa bikin lonely. Kita jadi lebih fokus sama highlight orang lain daripada interaksi langsung di sekitar kita.

Solusinya? Kembali ke koneksi yang bermakna. Bangun hubungan yang jujur, bukan hanya “rame-rame” demi konten. Cari komunitas yang punya nilai sama, dan jangan ragu membuka percakapan lebih dalam. Kadang satu teman yang benar-benar mendengar lebih berarti dari seratus likes.

Intinya sih, loneliness in the crowd itu kayak paradoks. Kita ada di tengah banyak orang, tapi hati tetep berasa sepi. Tapi, dengan sedikit usaha buat lebih aktif berinteraksi dan fokus ke koneksi yang bermakna, pelan-pelan rasa sepi itu bisa kok berkurang.

Kalau perasaan kesepian terus berlangsung dan mulai mengganggu aktivitas, konsultasi ke profesional sangat disarankan. Bukan lemah, justru itu bentuk kekuatan: berani jujur dan mencari bantuan.

Disclaimer: Artikel ini hanya sebagai informasi umum. Jika kamu merasa mengalami gangguan mental karena kesepian, sebaiknya segera hubungi tenaga kesehatan profesional untuk bantuan lebih lanjut.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Seng Tapi Genteng: Bantuan RTLH di Somagede Sempor Dukung Program Gentengisasi

    Bukan Seng Tapi Genteng: Bantuan RTLH di Somagede Sempor Dukung Program Gentengisasi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 452
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya standar kenyamanan hunian saat meninjau bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Selasa, 10 Februari 2026. Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap program nasional “Gentengisasi” yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pelaksanaannya, bantuan renovasi rumah tidak lagi […]

  • Puluhan knalpot racing diamankan Satlantas Polres Kebumen. (Foto: Istimewa)

    Bikin Suara Bising, Polisi Razia 74 Motor Berknalpot Racing

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.662
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perhatian bagi para pemilik sepeda motor yang menggunakan knalpot racing alias knalpot “brong”. Pasalnya, Polres Kebumen sedang mengencarkan razia terhadap sepeda motor dengan knalpot non standar pabrikan. Selama empat hari puluhan sepeda motor dengan knalpot “brong” terjaring razia Satlantas Polres Kebumen. Razia dilakukan secara hunting sistem yaitu saat anggota melaksanakan patroli dan […]

  • HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.505
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1444 H, komunitas relawan Siaga Peduli Kebumen yang bermarkas di Desa Candiwulan menggelar event bertajuk Ramadhan Ceria. Mengangkat tema Ramadhan Borong Berkah, kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kebumen, Minggu 16 April 2023 mengundang 50 peserta. Hadir pula perwakilan sekolah maupun komunitas yang ada di Kebumen. […]

  • Penemuan Mayat

    Siang Lampu Masih Menyala, Ternyata Pemilik Rumah Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.340
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Warga Desa/Kecamatan Adimulyo, Kebumen digegerkan oleh penemuan mayat di dalam sebuah rumah dengan kondisi memprihatinkan. Diketahui, mayat perempuan itu adalah Sutinah (69) yang dikenal warga hidup sebatang kara di rumahnya di Dukuh Kaliduren desa setempat. Sutinah pertama kali ditemukan oleh saudaranya Saliyem (76) saat hendak mengantarkan makanan, Selasa 19 Januari 2021 sekira […]

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukan tersangka dan barang bukti. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Polres Kebumen Ungkap 19 Kasus Narkoba; Ini Jumlah Kasus Pencurian Terungkap

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.287
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam waktu setahun, mulai Juli 2019 sampai dengan Juli 2020 jajaran Polres Kebumen berhasil mengungkap 19 kasus penyalahgunaan Narkotika jenis sabu. Total tersangka 24 tersangka, serta barang bukti 36 paket sabu. Sedangkan untuk kasus mengedarkan obat tanpa izin pihak berwenang serta tanpa resep dokter yang melanggar UU RI nomor 36 tahun 2009 […]

  • Polres Kebumen Gelar Operasi Patuh Candi 2025, Dimulai Hari Ini hingga 27 Juli

    Polres Kebumen Gelar Operasi Patuh Candi 2025, Dimulai Hari Ini hingga 27 Juli

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 696
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mulai hari ini, Senin 14 Juli 2025, Polres Kebumen secara resmi menggelar Operasi Patuh Candi 2025. Operasi berskala nasional ini akan berlangsung hingga 27 Juli 2025, sebagai wujud komitmen Polres Kebumen dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar demi terwujudnya Indonesia Emas. Dimulainya operasi ini ditandai dengan apel gelar […]

expand_less