Usai Sembahyang Rebutan, Kelenteng Kong Hwie Kiong Bagikan 4,5 Ton Beras
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 12 Agu 2022
- visibility 2.569
- comment 0 komentar

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin turut membagikan beras. (Foto: Padmo)
Lebih lanjut, Tjen Lay menerangkan bahwa sebelumnya umat menggelar upacara untuk mendoakan arwah para leluhur. Adapun arwah yang didoakan bukan hanya arwah keluarga, melainkan arwah secara umum termasuk yang tidak lagi mendapatkan perhatian keluarganya.
“Bisa juga karena mereka tidak memiliki keluarga,” ujarnya.
Manusia Selalu Ingat Asal Usulnya

Ritual sembahyang rebutan. (Foto: Padmo)
Sementara itu, dalam ritual tersebut disiapkan berbagai macam sesaji. Antara lain berupa makanan, lauk pauk, buah-buahan, daging, dan berbagai jenis minuman. Sesaji yang menyerupai makan besar itu ditata secara rapi di atas meja.
Ketua Yayasan TITD Kebumen Sugeng Budiawan menambahkan, sembahyang King Ho Ping juga dimaksudkan agar manusia selalu ingat asal usulnya dan tidak lupa balas budi atas jasa para leluhur. Sebab, sebelum mengenal siapa-siapa, orangtua dan keluarga sudah berjasa besar merawat.
“Maka sudah sepantasnya, kita membalas jasa mereka dengan berbakti meski mereka sudah meninggal,” ujarnya seraya menyebutkan selain mendoakan arwah juga berbagi rejeki kepada warga yang kurang beruntung.







Saat ini belum ada komentar