Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » News » Hukum & Kriminal » Dua Warga Kebumen Keracunan Rokok “Tingwe” Diduga Tembakau Gorila

Dua Warga Kebumen Keracunan Rokok “Tingwe” Diduga Tembakau Gorila

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
  • visibility 2.021
  • comment 0 komentar

KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Dua warga Kebumen atas nama Abdul (49) warga Desa Banjareja, Kecamatan Kuwarasan, dan Tomy (45), mengalami keracunan setelah menghisap rokok lintingan alias tingwe,  Kamis 2 Januari 2025. Diduga rokok tingwe tersebut mengandung tembakau gorila.

Peristiwa itu terjadi di  rumah Tomy di Kelurahan Plarangan, Kelurahan Plarangan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Kebumen AKBP Recky mengungkapkan bahwa kedua korban harus dilarikan ke Puskesmas Karanganyar setelah menunjukkan gejala serius seperti pusing, mual, sesak napas, dan hilang kesadaran.

“Kondisi keduanya kini sudah mulai stabil, namun kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Recky, Jumat 3 Januari 2025.

Menurut Abdul, rokok lintingan tersebut diperoleh dari temannya yang bernama Gober. Saat memberikan rokok, Gober menyebut bahwa rokok tersebut adalah rokok sintetis atau tembakau gorila. Tanpa menyadari efeknya, Abdul menerima rokok itu dan membawanya ke rumah Tomy.

Hisap Rokok Tingwe Bersama-sama

Setibanya di rumah Tomy, keduanya mulai menghisap dua batang rokok lintingan pemberian Gober secara bersama-sama. Tak lama setelah itu, mereka merasakan pusing hebat dan sesak napas hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera membawa Abdul dan Tomy ke Puskesmas Karanganyar.

Tim medis yang menangani korban menyebut bahwa gejala yang dialami Abdul dan Tomy sesuai dengan efek samping dari penggunaan tembakau gorila, yang dikenal berbahaya bagi tubuh.

Tembakau jenis ini mengandung zat kimia sintetis yang dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan efek halusinasi hingga kehilangan kesadaran.

Polres Kebumen SelidikiAsal-usul Tembakau Gorila

Polres Kebumen saat ini sedang menyelidiki asal-usul tembakau gorila yang digunakan dalam rokok lintingan tersebut.

“Kami sedang mencari tahu siapa pemasok tembakau ini dan bagaimana distribusinya hingga sampai ke tangan korban,” ujar AKBP Recky.

Peredaran tembakau gorila semakin mengkhawatirkan di berbagai daerah karena efeknya yang membahayakan kesehatan. Selain itu, penggunaannya juga melanggar hukum karena mengandung zat psikoaktif yang masuk dalam kategori narkotika.

Masyarakat Kebumen diharapkan lebih waspada dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran tembakau sintetis. Upaya bersama antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk memberantas peredaran zat berbahaya ini.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ginkgo biloba

    Ginkgo Biloba: Pohon Legendaris yang Lebih Tua dari Dinosaurus dan Survive Ledakan Nuklir

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.955
    • 0Komentar

    PERNAH dengar soal pohon yang nggak cuma lebih tua dari dinosaurus, tapi juga kuat banget sampai bisa survive dari ledakan nuklir? Meet Ginkgo biloba! Pohon ini nggak cuma tua, tapi juga legendaris. Bahkan, ia disebut “fosil hidup” karena sudah eksis sejak zaman purba. Jadi, apa yang bikin Ginkgo ini spesial banget? Yuk, cari tahu! Sejarah […]

  • Data Terbaru Dugaan Keracunan MBG di Petanahan: 157 Pelajar Terdampak, 27 Dirawat Inap di Puskesmas

    Data Terbaru Dugaan Keracunan MBG di Petanahan: 157 Pelajar Terdampak, 27 Dirawat Inap di Puskesmas

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 680
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Jumlah pelajar di Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen yang mengalami gejala keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah. Data terbaru per Jumat 26 September 2025 pukul 13.30 WIB, menunjukkan total 157 pelajar terdata mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu soto dan perkedel yang dikirim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • Kakek Gantung Diri, Jasadnya Ditemukan Cucu Sendiri

    Kakek Gantung Diri, Jasadnya Ditemukan Cucu Sendiri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 15.010
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Kasus dugaan bunuh diri kembali terjadi di Kebumen. Kali ini kasus bunuh diri menggegerkan Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kebumen. Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial SN (74) ditemukan oleh cucunya meninggal dunia dengan kondisi memprihatinkan, Minggu, 3 Nopember 2019. Jasad korban ditemukan tergantung pada seutas tali plastik yang dililitkan di atap kandang […]

  • Minibus Terbakar

    Minibus Terbakar di SPBU Kutowinangun, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.251
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Sebuah minibus terbakar di SPBU Ungaran, Kecamatan Kutowinangun. Mobil milik Bambang Paryono (50), warga Desa Prasutan, Kecamatan Ambal terbakar sekitar pukul 06.30 WIB sesaat setelah korban mengisi BBM di SPBU tersebut, Rabu 1 Juni 2022. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menjelaskan, meski tak ada korban jiwa […]

  • Meski Amblas, Warga Nekat Melintas: Jembatan Cacaban Masuk Daftar Prioritas Tahun 2026

    Meski Amblas, Warga Nekat Melintas: Jembatan Cacaban Masuk Daftar Prioritas Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Jembatan Cacaban di Desa Wonotirto mengalami kerusakan signifikan sejak akhir tahun 2021. Kerusakan ini dipicu oleh aktivitas penambangan pasir di sekitar lokasi yang mengakibatkan rongga muncul di sekitar pilar penyangga jembatan, menyebabkan strukturnya amblas. Jembatan Cacaban merupakan akses vital yang menghubungkan warga di Desa Wonotirto, serta desa-desa sekitarnya seperti Desa Kebakalan, Kalibening, […]

  • Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

    Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA (KebumenUpdate.com) – Selama periode cuti bersama dan libur lebaran, 8–15 April 2024, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan akses pelayanan kesehatan yang diperlukan. Komitmen ini mengacu pada prinsip portabilitas yang telah diterapkan BPJS Kesehatan. Dalam konferensi pers, PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Andy Sulistiyanto mengatakan, prinsip portabilitas […]

expand_less