Terdampak PPKM Darurat, 3.000 PKL di Kebumen Terima Bantuan Rp 750.000
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 8 Jul 2021
- visibility 3.992
- comment 0 komentar

Bupati Arif Sugiyanto menyerahkan bantuan kepada pedagang kaki lima. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari berjualan di Alun-alun Kebumen, Gombong, Karanganyar, Kutowinangun dan Prembun mendapatkan bantuan langsung tunai dari Pemkab Kebumen Kebumen.
Total PKL yang menerima BLT sebanyak 3.000 orang PKL menerima bantuan sebesar Rp 750.000. Bantuan antaran mereka menjadi salah satu sektor yang terdampak dengan adanya PPKM darurat.
1. Bupati Arif Sugiyanto Serahkan Bantuan Secara Simbolis
Secara simbolis Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyerahkan bantuan kepada perwakilan PKL di Kantor BNI Cabang Kebumen, Rabu 7 Juli 2021.
“Masing-masing dari mereka kami berikan bantuan Rp750.000. Kami langsung berikan melalui bank kepada penerima dan tidak ada potongan,” jelas Arif Sugiyanto dalam siaran pers Dinas Kominfo yang diterima KebumenUpdate.com.
2. Sebagian PKL Tidak Berjualan Karena Ada Pembatan
Arif Sugiyanto menambahkan bahwa di masa PPKM darurat ini sebagian dari mereka banyak yang tidak berjualan karena ada pembatasan jam malam hanya sampai pukul 20.00 wib. Kebijakan ini berlaku sampai PPKM ini dinyatakan berakhir pada 20 Juli 2021.
Ketua Perkumpulan PKL di Alun-alun Kebumen Muhadjir menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Arif Sugiyanto yang sudah mengupayakan pemberian bantuan untuk para pedagang kaki lima.
3. Mendukung Kebijakan Penanganan Covid-19
“Bantuan ini sangat bermanfaat dan cukup membantu kami dalam situasi yang sulit ini. Karena saya yakin semua pedagang kaki lima terkena dampak,” tuturnya.
Muhadjir yang setiap hari berjualan es campur di Alun-alun menerima dan mendukung apapun kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dia berharap pandemi Covid-19 di Kebumen mereda dan kondisi kembali normal. (gita)








Saat ini belum ada komentar