Prof. Sofyan Anif Resmi Pimpin UNIMUGO: Target Utama Fakultas Kedokteran dan Budaya Mutu Total Quality Management
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 949
- comment 0 komentar

Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Prof Dr Sofyan Anif MSi. (Foto: Hari)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan RS PKU Muhammadiyah Gombong, dua institusi utama milik Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen, kini resmi memiliki pemimpin baru.
Pelantikan Rektor UNIMUGO dan pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025–2029 dilaksanakan pada Senin 8 Desember 2025 di Gedung Rektorat UNIMUGO Lantai 3.

Dari kiri-kanan: Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Rektor UNIMUGO Prof Dr Sofyan Anif MSi, Ketua PWM Jateng Dr KH Tafsir MAg, dan Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiadi MSi. (Foto: Hari)
Dalam seremoni tersebut, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., resmi dilantik sebagai Rektor UNIMUGO, sementara dr. Desatya Rossa Amygha, M.M., dikukuhkan sebagai Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., serta Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., dan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama jajaran Forkopimda.
Rektor Baru Usung Total Quality Management
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan dengan harapan agar UNIMUGO dapat unggul dan segera memiliki Fakultas Kedokteran.
Mengambil pengalaman saat memimpin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sofyan Anif berkomitmen menerapkan teori manajemen pendidikan modern Total Quality Management (TQM) di UNIMUGO.
“Dalam teori TQM, kami meyakini bahwa proses jauh lebih penting daripada input,” tegasnya.
Untuk itu, ia menekankan penguatan proses dengan membangun budaya mutu dan kualitas di semua program studi. Menurutnya, ada tiga syarat utama dalam TQM yang akan diterapkan.
Di antaranya kekompakan oleh semua unsur pimpinan, dosen, hingga mahasiswa harus kompak. Lalu visi dan misi yang sama.
“Seluruh pimpinan, dari Rektor hingga pimpinan program studi, harus memiliki visi dan misi yang seragam,” jelasnya.
Adapun yang selanjutnya adalah sinergi, tidak boleh ada beda arah atau berseberangan antara Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan.
Direksi PKU Gombong Siap Jadi Flagship Hospital
Sementara itu, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr. Desatya Rossa Amygha, M.M., menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah yang tidak main-main.
“Insyaallah Muhammadiyah selalu siap hadir membantu umat sebagaimana pesan KH Ahmad Dahlan bahwa Muhammadiyah dan PKU hadir memberikan yang terbaik bagi manusia dan menolong sesama,” ujar dr. Desatya.
Saat ini, RS PKU Muhammadiyah Gombong telah memiliki lebih dari 800 karyawan dan 323 tempat tidur, yang direncanakan segera bertambah menjadi 550 tempat tidur.
Dengan kapasitas ini, dr. Desatya tidak berlebihan jika menargetkan RS PKU Muhammadiyah Gombong menjadi Flagship Hospital.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada direksi periode sebelumnya yang telah berhasil meraih akreditasi Paripurna Bintang 5 dan menjelma dari satu rumah sakit menjadi Holding 5 Rumah Sakit.
Pengukuhan Direksi oleh PWM Jateng
Adapun pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong Masa Jabatan 2025–2029 dilakukan oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag.
Pengukuhan ini dilakukan oleh PWM Jateng karena RS PKU Muhammadiyah Gombong kini meng-holding lima rumah sakit, yaitu PKU Muhammadiyah Gombong, PKU Muhammadiyah Amanah Sumpiuh, PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya, RSU Aghisna Medika Sidareja, dan RSU Aisyiyah Purworejo.

Foto bersama usai pengukuhan direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong. (Foto: Hari)
Direksi yang dikukuhkan antara lain dr. Desatya Rossa Amygha, M.M. (Direktur Utama), dr. Anita Widi Hastuti, Sp.THT. (Direktur Bidang Pelayanan Medis Penunjang), Anna Widya Darajati, S.E., M.Ak. (Direktur Bidang Keuangan), dan Darsino, S.Kep., Ns. (Direktur Bidang Umum dan SDM).
“Saya percaya saudara-saudari akan menjalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” kata KH Tafsir.
Haedar Nashir Tekankan Kolaborasi dan Solusi
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa rumah sakit dan universitas merupakan dua program utama Muhammadiyah.
Ia menegaskan semangat Persyarikatan untuk terus berkiprah dalam pendidikan dan kesehatan yang semakin berkualitas, demi memajukan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Haedar Nashir menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah dan komponen bangsa dalam membangun Indonesia.
Mengutip konsep Nexus, ia menyebut siapa yang menguasai jaringan informasi dan kolaborasi, dialah yang akan menguasai dunia.
Terkait tantangan, Haedar Nashir meminta agar semua pihak fokus pada solusi, bukan saling menyalahkan.
“Lembaga pendidikan dan kesehatan kita harus melahirkan sumber daya manusia yang mampu menyelesaikan masalah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah perlu berpacu melahirkan SDM yang menguasai sains, teknologi, di samping karakter agar mendapatkan kepercayaan publik dan mampu bersaing.
Dukungan Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan selamat kepada rektor dan direksi yang baru dilantik.
“Kami yakin di tangan beliau, dengan kerja sama yang baik bersama BPH dan Persyarikatan, UNIMUGO bisa terus maju dan segera punya Fakultas Kedokteran,” harap Bupati Lilis, seraya menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Sebagai penutup acara, dilaksanakan pula penyerahan 1.500 paket sembako kepada penerima manfaat di Gombong dan sekitarnya sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar