Tanggul Kali Karanganyar Jebol, Jalur Mudik Kebumen Sempat Terendam
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 29 Mar 2025
- visibility 1.162
- comment 0 komentar

Warga menuturkan, jebolnya tanggul terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dengan waktu berbuka puasa. Air dengan cepat merendam rumah-rumah, bahkan mencapai ketinggian 1,5 meter di beberapa titik. Kepanikan melanda saat air mendekati atap rumah, memaksa warga untuk dievakuasi segera.
“Kami telah mengerahkan personel tambahan untuk membantu proses evakuasi di Adimulyo. Sinergi dengan BPBD dan relawan terus kami tingkatkan agar penanganan banjir dapat berjalan efektif dan kondisi segera pulih,” lanjut AKBP Eka Baasith Syamsuri.
Data terkini dari Polres Kebumen mencatat, hujan deras yang mulai mengguyur sejak pukul 15.00 WIB kemarin telah menyebabkan banjir di tujuh kecamatan dengan total 11 desa terdampak. Selain banjir, laporan juga masuk mengenai tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa lokasi, semakin memperparah dampak cuaca ekstrem di wilayah Kebumen.
Di 3 lokasi yang berbeda yakni Desa Bonjok, Desa Arjosari, dan Kelurahan Panjatan, Bupati Lilis Nuryani beserta jajarannya telah melakukan peninjauan tempat pengungsian dan lokasi jebolnya tanggul.
“Kita lihat sendiri bagaimana lokasi tanggul jebol di Kelurahan Panjatan, tentu kita sangat prihatin,” kata Bupati Lilis Nuryani.
Adapun untuk penanganan jebolnya tanggul Kali Karanganyar, Bupati yang didampingi Sekda menjelaskan bahwa penanganan sudah masuk dalam perencanaan tahun ini, namun masih terkendala efisiensi anggaran dan administrasi.
“Namun yang jelas pemerintah akan menangani step by step sambil menunggu asesmen dari BPBD apakah akan langsung dibuat permanen atau penanganan darurat terlebih dahulu,” sambung Sekda Edi Rianto.








Saat ini belum ada komentar