Sumber Mata Air Warga Desa Giripurno Tercemar Bakteri E.coli, Ini Langkah Pemkab
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 17 Mei 2023
- visibility 1.517
- comment 0 komentar

Selain menggunakan sumber mata air dari lahan Perhutani, warga Giripurno juga menggunakan air yang bersumber dari Pamsimas dengan cara dibor di kedalaman 100 meter. Namun, berdasarkan hasil lab, air yang bersumber dari Pamsimas aman dari bakteri, begitu juga air-air dari sumur warga.
“Kita sudah minta agar sumber-sumber air tadi untuk diberikan kaporit secara kontinyu/terus menerus seperti proses penyaringan air yang dilakukan PDAM, agar bakteri-bakteri itu mati, tidak berkembang,” terangnya.
Baca juga: Upaya DLHKP Kebumen untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kecamatan Prembun
Untuk sumber air yang ditutup sementara, nanti kebutuhan air warga akan disuplai dari air Pamsimas yang sudah dipastikan aman. Sebab, di Pamsimas sendiri rutin dilakukan pengecekan kondisi air. Meski begitu agar lebih aman, Bupati meminta masyarakat merebus air untuk minum hingga mendidih.
“Agar lebih aman, saya harap masyarakat ketika merebus air untuk minum setelah mendidih itu ditunggu sampai tiga menit, Inysa Allah bakteri E.coli dan Coliform mati,” terangnya.







Saat ini belum ada komentar