Siap Difungsikan, Transaksi di Kapal Mendoan Berlaku Non Tunai
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 2 Agu 2024
- visibility 1.673
- comment 0 komentar

“Kapal Mendoan diharapkan bisa jadi pusat kuliner Kebumen,” tambahnya.
Adapun konsep jualan PKL alun-alun akan dirancang layaknya di food court. Artinya, dalam satu bangunan tersebut terdiri berbagai lapak jualan yang menawarkan beragam kuliner. Kemudian penjual juga akan menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman cepat saji.
“Sudah tidak ada lagi gerobak. Semua steril biar lebih tertata,” ucapnya.
Pembayaran Non Tunai
Penataan PKL alun-alun ini juga dibuat jauh lebih modern. Termasuk pembayaran akan diterapkan sistem digitalisasi melalui metode pembayaran non tunai. Selain itu, di lokasi juga bakal tersedia fasilitas lengkap mulai dari toilet, listrik hingga wifi gratis.
“Hanya dapur kecil, meja, dan kursi. Persis di food court. Tidak dibatasi, pembeli terserah mau duduk di mana,” jelasnya.
Haryono memastikan seluruh proses penempatan PKL tanpa dipungut biaya alias gratis. Adapun setiap PKL yang terdaftar akan mendapat tempat sesuai ketentuan dan berdasarkan undian sehingga lebih transparan.
“Pedagang pagi dan malam bergantian. Sudah disepakati, mereka tinggal menempati saja,” kata Haryono.








Saat ini belum ada komentar