Selama 2019, 149 Orang Tewas Kecelakaan di Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 3 Jan 2020
- visibility 5.742
- comment 0 komentar

Toyota Avanza ringsek setelah tabrakan dengas Bus Sumber Alam di Jalan Lingkar Selatan Kebumen. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kebumen selama 2019 cukup tinggi. Bagaimana tidak, total kasus kecelakaan yang ditangani oleh Satlantas Polres Kebumen saja mencapai 689 kejadian.
Jika dibandingkan tahun 2018, angka tersebut mengalami kenaikan 333 kasus atau 93 persen. Adapun orban meninggal dunia mencapai 149 orang. Artinya dalam sebulan rata-rata terjadi 12 sampai 13 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Kebumen.
Sedangkan korban luka ringan 842 orang, dengan kerugian material Rp 1,035 miliar.
Kasus kecelakaan maut terjadi di penghujung 2019. Kecelakaan adu banteng antara Elf dan Pickup L300 terjadi di Jalur Pantai Selatan (Pansela) Kecamatan Mirit. Empat orang meninggal sedang tiga lainnya luka-luka.
Tindak Pidana Turun, Pencurian dengan Pemberat 47 Kasus

Tersangka pencurian jenitri dihadirkan saat Konferensi Pers. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tindak pidana di Kebumen selama 2019 menurun jika dibandingkan dengan 2018. Selama 2019 pihaknya menangani 224 kasus atau lebih kecil dari tahun 2018 yakni 284 kasus.
Dari 224 laporan yang diterima, 214 kasus atau 95,5 persen berhasil diselesaikan. Sedangkan 2018, penyelesaian perkara mencapai 276 kasus. Persentase tindak pidana tahun 2019 turun 21,12 persen bila dibandingkan tahun 2018.
Berdasarkan data yang ada, kejahatan pencurian dengan pemberatan di tahun 2019 masih cukup tinggi yakni 47 kasus. Namun angka ini menurun dibandingkan dengan 2018 yang mencapai 65 kasus.
Selanjutnya kasus pencurian kendaraan bermotor tahun 2019, Polres Kebumen menangani 17 kasus dengan penyelesaian 14 kasus. Dibandingkan 2018, kasus curanmor yang ditangani Polres Kebumen 21 Kasus dengan penyelesaian 19 kasus.
Pengungkapan Kasus Peredaran Narkoba di Kebumen Tinggi

Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan bersama Kasat Narkoba AKP Mardi saat Konferensi Pers ungkap Kasus Narkoba. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Angka pengungkapan tindak pidana Narkoba terbilang tinggi dibandingkan tahun 2018. Polres Kebumen menangani 34 kasus yang seluruhnya telah diselesaikan di tahun 2019. Sedang 2018, kasus tindak pidana Narkoba yang ditangani Polres Kebumen sebanyak 23 kasus dan semuanya telah diselesaikan.
Menurut AKBP Rudy Cahya Kurniawan, semakin banyaknya kasus Narkoba yang diungkap, hal itu merupakan bentuk keberhasilan Polres Kebumen. Namun hal ini menjadi indikasi meningkatnya peredaran narkoba di Kebumen.
Kasus tindak pidana pembunuhan menurun 50 persen dari 2018. Di tahun 2018 Polres Kebumen menangani kasus pembunuhan sebanyak dua kasus, sedang di tahun 2019 menangani satu kasus.
Polres Kebumen Fokuskan Pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020

Ratusan botol miras siap dimusnahkan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate):
Kasus pidana penganiayaan dengan pemberatan 2019 menurun dari tahun 2018. Dari 12 kasus menjadi 11 kasus. Kasus gantung diri di tahun 2019, Polres Kebumen mendata total ada 15 kasus.
Kapolres mengingatkan tahun 2020 Kebumen akan melaksanakan Pilbup. Para personel Polri diimbau untuk tetap netral dan fokus kepada pengamanan. Kepada personel yang akan melakukan pengamanan Pilbup dia menerapkan pola “ramah, cerdas, dan kondusif”.
“Kami bersama dengan TNI, Pemkab dan Instansi lainnya siap ikut mensukseskan Pilbup di Kebumen,” tandas AKBP Rudy seraya mengajak seluruh warga masyarkat Kebumen, untuk ikut wujudkan Pemilu yang lancar, aman dan kondusif. (ndo)







Saat ini belum ada komentar