Program 100 Hari Kerja Lilis-Zaeni: Kebumen Manfaatkan Sampah Jadi RDF, Hemat Anggaran Hingga 50%
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 24 Apr 2025
- visibility 1.676
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Zaeni Miftah meninjau alat pencacah sampah yang menghasilkan RDF di TPST Kebumen. (Foto: Hari)
Menanggapi pertanyaan dari perwakilan masyarakat terkait kejelasan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kebumen dan PT SBI, Asep Nurdiana membenarkannya. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak diperkenankan untuk berbisnis secara langsung.
Oleh karena itu, pimpinan daerah telah menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Aneka Usaha untuk menjalankan kerja sama ini melalui mekanisme penugasan. Ke depannya, kemungkinan akan ada penyertaan modal atau mekanisme sewa alat jika menggunakan aset Pemda.
“Boleh saja [swasta terlibat]. Nanti kita lihat dulu, mereka juga harus menghitung karena swasta pasti profit oriented. Jangan sampai merugi dan malah tidak berjalan. Investasinya besar. Nah, nanti kita diskusikan dengan pimpinan,” jelasnya.
Saat ini, rencana pemanfaatan RDF dari TPST Semali juga akan ditujukan kepada PT SBI. Kerja sama ini akan melibatkan BUMD PT Aneka Usaha dan direncanakan akan menggandeng pihak swasta, seperti PT MRT dari Banyumas yang telah berpengalaman dalam pengelolaan RDF, terutama dalam hal permodalan, kemampuan teknis, dan sumber daya manusia.
Ia menambahkan bahwa kemungkinan investasi alat akan berasal dari pihak swasta, sementara sumber daya manusia pengoperasian dapat berasal dari Pemkab Kebumen.








Saat ini belum ada komentar