Breaking News
light_mode
Beranda » News » Petani Biarkan Tanaman Tomat Mengering, Alasannya Bikin Sedih

Petani Biarkan Tanaman Tomat Mengering, Alasannya Bikin Sedih

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 2.664
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Jika dipaksakan untuk menyirami dan mengurus tanamannya kerugian yang diderita akan semakin besar. Belum lagi, petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi yang semakin langka di tingkat pengecer.

Baca Juga: Langka Pupuk Subsidi, Petani Curhat ke Polisi

Ambar menerangkan bahwa biaya menanam tomat cukup tinggi. Mulai dari pengolahan lahan, pemberian plastik mulsa, pembelian bibit, pemupukan dan penyemprotan dan penyiraman. Belum lagi terdapat biaya tenaga kerja.

“Saat ini apa-apa sudah mahal. Pupuk selain mahal juga langka. Sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan. Ongkos tenaga kerja juga mahal, terlebih di musim kemarau ini harus melakukan penyiraman rutin,” jelasnya.

Berharap Kebijakan dan Perhatian Pemerintah

“Hal ini tidak sebanding dengan harga hasil panen yang hanya Rp 1.000 per kilogram,” imbuhnya seraya menyebutkan pada musim kemarau ini untuk sekali siram saja paling tidak empat liter bensin.

Ambar berharap adanya kebijakan pemerintah terkait pupuk. Sehingga pupuk dapat mudah didapat para petani. Menurut dia, bagi petani harga pupuk tinggi tidak terlalu menjadi persoalan sepanjang harga hasil panen masih menguntungkan petani.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah. Sehingga harga hasil panen petani masih dapat menutup biaya yang dikeluarkan. Kami juga sangat berharap persoalan pupuk dapat segera terselesaikan,” ucapnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Distribusikan Bantuan di Dua Kecamatan

    PMI Distribusikan Bantuan di Dua Kecamatan

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 967
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen mengirimkan bantuan berupa sayur-mayur dan paket sembako untuk korban banjir di Kecamatan Ayah dan Kecamatan Rowokele. Bantuan berupa sayur-mayur tersebut merupakan sumbangan dari PMI Kabupaten Banjarnegara yang disalurkan melalui PMI Kebumen. Sementara itu, PMI Kebumen turut andil dengan memberikan 100 paket sembako yang terbagi di dua […]

  • Perahu Terbalik di Pantai Logending

    Perahu Terbalik di Pantai Logending, Begini Nasib Dua Nelayan

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.808
    • 0Komentar

    “Kalau semakin ke darat, ombak itu semakin kuat. Posisi nelayan terlalu dekat dengan break water sehingga kapal langsung terbalik saat ombak besar datang,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha. Kedua Nelayan Mengenakan Life Jacket Saat para korban jatuh ke laut, keduanya masih mengenakan life jacket atau jaket pelampung. Dasiman […]

  • Bocah Lima Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Begini Faktanya

    Bocah Lima Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Begini Faktanya

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.930
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang bocah berumur lima tahun mengalami luka-luka hingga kritis akibat diduga dianiya oleh ibu tirinya. Bocah malang tersebut mendapatkan perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Secara hukum kasus ini telah ditangani oleh […]

  • Perajin Tahu

    Keluh Kesah Perajin Tahu di Tengah Tingginya Harga Kedelai dan Minyak Goreng

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.136
    • 0Komentar

    Jumlah selisih harga itu sudah bisa untuk membayar untuk upah beberapa pekerja. Belum lagi sejak lima bulan terjadi kenaikan harga minyak goreng. Padahal dalam sehari dirinya paling tidak membutuhkan 20 kg minyak goreng. Minyak goreng curah yang biasanya dia bisa beli Rp 12.500/kg sekarang ini Rp 18.000/kg. Itu pun untuk mendapatkan minyak goreng curah bersubsidi […]

  • Pjs Bupati Kebumen Temui Awak Media, Berharap Pilkada Berjalan Riang Gembira, Bukan Mencekam

    Pjs Bupati Kebumen Temui Awak Media, Berharap Pilkada Berjalan Riang Gembira, Bukan Mencekam

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah kesibukannya menjadi Pjs atau Penjabat Sementara Bupati Kebumen, Boedyo Dharmawan berkesempatan untuk silaturahmi dengan awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). “Beberapa tugas saya selaku Penjabat Sementara Bupati Kebumen di antaranya menjaga kondusifitas wilayah, memastikan tahapan Pilkada berjalan baik, menjaga netralitas ASN, dan memfasilitasi proses kesiapan Pilkada,” kata […]

  • Polisi melakukan oleh TKP. (Foto: Humas Polres Kebumen)

    Mayat Pria Cepak Terapung di Sungai Lukulo, Korban Kejahatan?

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    KLIRONG (kebumenUpdate.com) – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran Sungai Lukulo termasuk Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen, Jumat 26 Juni 2020. Pertama kali mayat tersebut ditemukan oleh dua orang yang sedang memancing tidak jauh dari jembatan baru di Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS). Darno (46) dan Eko (26) kedua pemancing itu sekira pukul […]

expand_less