Terlibat Aksi Anarkis, 98 Pelajar di Kebumen Diamankan, Bupati Minta Guru dan Orang Tua Perketat Pengawasan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 1 Sep 2025
- visibility 1.674
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pasca-unjuk rasa anarkis di Gedung DPRD Kebumen, Pemkab Kebumen menyoroti serius keterlibatan pelajar. Bupati Lilis Nuryani lantas menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Kebumen baik negeri maupun swasta, Senin 1 September 2025.
Hal ini menyusul ditemukannya puluhan pelajar dari berbagai jenjang sekolah, termasuk sekolah terbaik, yang terlibat dalam aksi tersebut.
Rakor yang berlangsung melalui tatap muka dan zoom meeting di Aula Disdikpora Kebumen ini juga dihadiri Wabup Zaeni Miftah, Sekda Edi Rianto, jajaran Forkopimda (Dandim, Kapolres, Kajari), Korwil BIN Kebumen, serta Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kebumen.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengungkapkan keprihatinannya karena sejumlah pelajar terlibat dalam unjuk rasa anarkis yang terjadi di depan Kantor DPRD Kebumen pada Sabtu sebelumnya.
“Tidak sedikit massa yang masih berusia di bawah umur, bahkan ada yang masih berstatus pelajar, baik SMP maupun SMA. Hal ini tentu menjadi perhatian serius sekaligus keprihatinan kita semua,” ujar Bupati Lilis.
Menurut data yang disampaikan, setidaknya 98 pelajar diamankan, di mana 80% di antaranya merupakan pelajar SMP dan SMA.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Lilis menitipkan pesan khusus kepada para kepala sekolah dan guru. Ia meminta agar mereka memberikan pendampingan dan pengawasan yang lebih intensif kepada para siswa.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menanamkan pendidikan karakter dan nilai kebangsaan sejak dini.
“Berikan ruang dialog bagi siswa untuk menyalurkan pendapat dengan cara yang sehat dan konstruktif, bukan dengan ikut-ikutan aksi massa yang berpotensi menjerumuskan mereka,” tegasnya.
Di kesempatan ini, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menyampaikan bahwa para pelajar yang diamankan mengaku hanya diajak oleh teman-temannya melalui media sosial.
Ia pun mengimbau agar sekolah dan orang tua meningkatkan pengawasan, terutama terhadap penggunaan gawai oleh anak.
Senada dengan Kapolres, Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo juga berpesan agar para orang tua dan guru lebih memperhatikan pergaulan anak-anak.
“Jangan sampai nanti ada penyesalan di kemudian hari. Mereka ini calon penerus kita ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Korwil BIN Kebumen, Andy, mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap kelompok yang sengaja memicu kerusuhan dan menggeser tujuan aksi dari penyampaian aspirasi menjadi perusakan fasilitas umum.
Rapat ini menjadi momentum bagi seluruh pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun orang tua, untuk bersinergi menjaga generasi muda Kebumen dari hal-hal negatif dan memastikan daerah tetap aman, nyaman, dan damai. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar