Operasi SAR Longsor Majenang Berlanjut, 20 Korban Longsor Masih Dicari
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 15 Nov 2025
- visibility 540
- comment 0 komentar

Pencarian korban tanah longsor di Majenang, Cilacap. (Foto: Basarnas Cilacap)
CILACAP (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan terus mencari korban tanah longsor di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Petugas melakukan pencarian sejak pagi hingga sore sebelum menghentikan operasi sementara pada pukul 17.00 WIB untuk evaluasi dan penyusunan strategi pencarian hari berikutnya.
Hingga pukul 17.00 WIB, tim mencatat perkembangan data korban sebagai berikut:
Dusun Tarukahan
- 15 orang selamat
- 3 orang meninggal
- 6 orang masih dalam pencarian
- Total korban 24 orang
Dusun Cibuyut
- 8 orang selamat
- 0 meninggal
- 14 orang masih dalam pencarian
- Total korban 22 orang
Secara keseluruhan, kejadian ini melibatkan 46 korban, terdiri atas 23 selamat, 3 meninggal dunia, dan 20 masih dalam pencarian.

Pada pukul 10.53 WIB, tim menemukan satu korban bernama Yuni dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 7°17’21.2″S – 108°44’32.6″E. Petugas segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Majenang.
Pukul 17.00 WIB, tim menggelar debriefing sekaligus menutup operasi sementara untuk memastikan kondisi personel tetap optimal dan strategi pencarian lebih efektif.
Hari Ketiga Operasi SAR: Pencarian Diperkuat Alat Berat dan Anjing Pelacak
Operasi SAR kembali berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, pukul 07.00 WIB. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga setempat turun ke lokasi untuk memperluas area pencarian.
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, memastikan bahwa pencarian hari ketiga mendapat dukungan maksimal.
“Kami mengerahkan sembilan anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jateng serta sembilan alat berat untuk membantu pencarian korban di lapangan,” jelasnya.

Posko terpadu terus meningkatkan koordinasi lintas instansi agar distribusi logistik, peralatan, dan dukungan medis tetap berjalan lancar.
Saat ini, tim masih mencari 20 korban yang tertimbun material longsor, terdiri atas 6 warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Upaya pencarian berfokus pada titik-titik yang terindikasi sebagai lokasi tertimbunnya para korban berdasarkan pemetaan dan temuan anjing pelacak. Makin tahun Indonesia








Saat ini belum ada komentar