Migrant Care Berikan Penguatan Kelembagaan Bagi 9 Desa Peduli Buruh Migran di Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 5 Jun 2023
- visibility 2.877
- comment 0 komentar

Penguatan kelembagaan Desbumi di Kebumen. (Foto: Padmo)
Tata kelola migrasi yang responsif GEDSI sangat penting untuk meningkatkan kebijakan dan layanan pemerintah dalam menghadapi realitas perkembangan pekerja migran. Saat ini banyak cara pekerja migran mendapatkan informasi pekerjaan hal ini tentunya ada segi positif dan negatifnya.
Pemkab Kebumen Miliki Program Desa Migran Produktif
Persoalan pekerja migran saat ini juga sangat kompleks mulai dari kekerasan, penipuan, meninggal dunia dan menjadi korban perdagangan manusia. Tentunya hal ini mendorong peran aktif pemerintah mulai dari desa hingga pusat juga keterlibatan komunitas purna pekerja migran.
Kepala Disnaker Kebumen Drs Budhi Suwanto MSi menyampaikan komitmen Pemkab Kebumen terkait pekerja migran Indonesia sudah diwujudkan melalui program Desmigratif (Desa Migran Produktif). Menurutnya, program ini hampir sama dengan Desbumi.
Baca Juga: Migrant Care Kebumen Fasilitasi Mantan Pekerja Migran Dirikan Koperasi
“Untuk itu diharapkan bisa saling berkoordinasi dan berkolaborasi, dalam perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran baik sebelum, selama, dan setelah bekerja di luar negeri,” ujarnya seraya menyebutkan pihaknya juga koordinasi dengan dinas lain mengenai bagaimana peningkatan softskill-nya.
Budhi Suwanto manambahkan, selain harus dibekali informasi, pekerja migran juga harus memiliki kesiapan mental. Sebab, saat mereka berangkat nantinya akan konsekuensi terhadap keluarga yang ditinggalkan.
“Jangan sampai setelah berangkat anak-anaknya tidak ada yang mengurus, yang sudah berkeluarga bercerai, atau pengelolaan managemen keuanganya itu dari upah yang diterima tidak digunakan untuk investasi,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar