Mayat Perempuan Tanpa Busana Gegerkan Pantai Parangjengger, Polisi Ungkap Identitas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 17 Nov 2020
- visibility 4.657
- comment 0 komentar

Penemuan mayat perempuan tanpa busana. (Foto: istimewa)
BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Warga di sekitar Pantai Parangjengger, Bukit Hud, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kebumen geger. Bagaimana tidak, warga yang sedang mencari udang menemukan sesosok mayat perempuan tanpa busana, Selasa 17 November 2020 sekira pukul 14.00 wib.
Polisi Ungkap Identitas Korban
Dua warga yang menemukan adalah Salibgudin (27) dan Warisno (50) warga desa setempat. Mayat perempuan itu tergeletak tanpa mengenakan busana. Penemuan itu pun menggegerkan warga setempat.
Selanjutnya warga melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa setempat dan ke Polres Kebumen. Meski tidak dilengkapi tanda pengenal di tubuh korban, polisi berhasil mengungkap identitas korban dengan menggunakan alat Inafis Portable System atau hand held. Alat ini semacam pemindai sidik jari digital milik Inafis Polres Kebumen.
Korban Warga Wonoarjo Rowokele

Jenazah korban dibawa ke ruang mayat. (Foto: Istimewa)Penemua
Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto menjelaskan, dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh Tim Inafis dan Polsek Buayan, identitas mayat malang tersebut diketahui adalah Ngaeniyah (58) warga Desa Wonoarjo, Kecamatan Rowokele Kebumen.
“Sejauh ini masih kami selidiki. Sementara kami peroleh informasi, mayat perempuan itu adalah warga Kecamatan Rowokele,” jelas Iptu Sugiyanto.
Berdasarkan informasi dari Kapolsek Buayan Iptu Sucipto berdasarkan informasi dari perangkat desa tempat tinggal korban, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 02.00 wib. Adapun kepergian korban tanpa pamit kepada pihak keluarga. (win)







Saat ini belum ada komentar