Breaking News
light_mode
Beranda » News » Seminggu Dua Pemuda di Kebumen Bunuh Diri, Ada Apa ?

Seminggu Dua Pemuda di Kebumen Bunuh Diri, Ada Apa ?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
  • visibility 6.373
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Daftar kasus bunuh diri di Kebumen makin panjang. Bagaimana tidak dalam seminggu terakhir ini terjadi dua kasus bunuh diri di kabupaten berslogan Beriman.

Ironisnya kedua pelakunya adalah usia produktif yakni 30-an tahun. Seorang warga Desa Kedungsari, Kecamatan Klirong nekat mengakhiri hidupnya dengan cara  menggantung pada sebatang pohon, Rabu, 20 Nopember 2019.

Jasad Yuswanto (30) warga Dukuh Singkil RT 04 RW 01 Desa Kedungsari, Klirong diketemukan tergantung seutas tali di pohon di pinggir lapangan sepakbola.

Video Evakuasi Korban Bunuh Diri  Menyebar di Media Sosial.

Sumber: Google.com

Peristiwa itu diketahui pertama kali pada pukul 05.00 wib oleh salah satu keluarga korban. Oleh warga peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pemerintah desa setempat yang kemudian diteruskan ke Polsek Klirong. Peristiwa itu sempat menggegerkan warga. Bahkan video proses evakuasi jasad korban menyebar di media sosial.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Klirong AKP Diyono yang mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Kebumen mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, malam sebelum kejadian korban berkata kepada keluarganya.

“Jika pukul sembilan malam belum pulang, dia berada di sekitar rumah,” ujar AKP Diyono menirukan perkataan keluarga korban.

Baca Juga: Ditinggal Mati Ibu Tiri, Sri Depresi Hendak Bunuh Diri

AKP Diyono menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Setelah selesai dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim medis, jasad korban diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan.

Di Puring, Pemuda Sayat Leher dengan Pisau

Sumber: pixabay.com

Sebelumnya, seorang pemuda Desa Krandegan, Kecamatan Puring mengakhiri hidupnya dengan sebilah pisau. Pemuda berinisial HW (31) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya dengan luka sayatan pisau di lehernya, Jumat, 15 Nopember 2019 sore.  Dia diduga depresi hingga nekat mengakhiri hidupnya.

Menurut keterangan keluarga, korban mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ Magelang tahun 2017. Karena kambuh, rencananya akan dibawa ke Desa Sawangan, Kecamatam Alian untuk berobat, namun korban tidak mau.

Kapolsek Puring Iptu Suwarto menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan tanda-tanda lain yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga kuat meninggal dunia karena bunuh diri.

Cari Pisau untuk Kupas Mangga, Temukan Anak Bersimbah Darah

Garis polisi. (Sumber: Polres Kebumen)

Peristiwa itu bermula sekira pukul 16.30. Saat itu ayah HW sedang mencari pisau di dapur dan sejumlah ruangan lain di dalam rumahnya untuk mengupas buah mangga, tetapi tidak menemukan.

Kecurigaan pun muncul karena HW sejak pukul 14.00 masuk kamarnya dan tidak keluar kamar hingga sore hari tanpa terdengar aktivitas di dalam kamar.  Sang ayah dan adik korban memanggil-manggil namum tak ada jawaban. Akhirnya pintu kamar yang terkunci dari dalam itu didobrak.

Berhasil mendobrak pintu, betapa terkejutnya keduanya melihat korban tak bernyawa bersimbah darah keluar. Terdapat sebuah luka sayatan pisau di lehernya.  Kejadian itu pun dilaporkan pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Puring. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Natuna

    PAFI Natuna: Lansia, Memahami Masa Kehidupan yang Indah

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.264
    • 0Komentar

    LANSIA adalah singkatan dari lanjut usia. Istilah ini merujuk pada seseorang yang telah memasuki tahap akhir dari perjalanan hidupnya, umumnya didefinisikan sebagai individu yang berusia 60 tahun ke atas. Namun, perlu diingat bahwa angka ini bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi kesehatan, sosial, dan budaya. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Natuna pafikabupatennatuna.org […]

  • Taman Proklim Lebah Klenceng Desa Kalipoh;  Pelestarian Lingkungan Sekaligus Angkat Ekonomi Masyarakat

    Taman Proklim Lebah Klenceng Desa Kalipoh; Pelestarian Lingkungan Sekaligus Angkat Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.464
    • 0Komentar

    BERADA di perbukitan, sebagian masyarakat Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen memiliki mata pencaharian sebagai penyadap nira.Banyak pula warga yang memilih bekerja sebagai  TKI hingga memicu tingginya angka perceraian. Persoalan lain adalah masih banyak warga yang menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar. Hal itulah yang membuat salah satu pemuda desa setempat Muhammad Fatikhul Umam berupaya […]

  • Rutan Kebumen dan BNNK Cilacap Gelar Terapi Afirmasi Positif untuk Warga Binaan

    Rutan Kebumen dan BNNK Cilacap Gelar Terapi Afirmasi Positif untuk Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 589
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kebumen kembali melanjutkan program rehabilitasi bagi warga binaan. Program ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap. Kali ini, materi yang diberikan adalah Afirmasi Positif yang disampaikan oleh mentor dari BNNK Cilacap, Ardianto dan Aziz Wahyono, pada Jumat 3 Oktober 2025. Sebanyak 43 […]

  • Dampak Perubahan Nama Jalan, Pemkab Kebumen Mulai Fasilitasi Penyesuaian Data Kependudukan

    Dampak Perubahan Nama Jalan, Pemkab Kebumen Mulai Fasilitasi Penyesuaian Data Kependudukan

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.163
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dengan adanya perubahan nama jalan di Kabupaten Kebumen yang saat ini sudah dibakukan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), data kependudukan khususnya alamat identitas diperlukan penyesuaian. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen dan Bagian Pemerintahan memfasilitasi layanan kependudukan untuk warga yang mengalami dampak perubahan nama jalan. Baca juga: Badan Informasi Geospasial […]

  • PGSD Kebumen

    Grup Riset PGSD Kebumen Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.535
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Grup Riset Kajian Pendidikan Dasar PGSD Kebumen FKIP UNS bekerjasama dengan Korwilbidik Kecamatan Bonorowo mengadakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) berupa Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Kepala Sekolah dan Guru SD di Kecamatan Bonorowo. Pelatihan yang dilaksanakan pada 21, 28 Mei, 4 dan 11 Juni 2022 itu diikuti oleh 85 peserta meliputi […]

  • Anak Berkebutuhan Khusus

    Dua Bocah Penyandang Disabilitas di Petanahan Butuh Bantuan Kaki Palsu

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.801
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dua bocah di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, Kebumen yang merupakan penyandang disabilitas membutuhkan bantuan kaki palsu. Pertama anak pertama pasangan Darwanto dan Sri Mulyani mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Sehingga perlu mendapatkan bantuan kaki palsu agar bisa beraktifitas sebagaimana anak pada umumnya. Tak jauh dari tempat itu  anak kedua pasangan Slamet Triyono […]

expand_less